HARIANE JOGJA – Sebuah video wanita kesurupan di Tabalong, Kalimantan Selatan viral di media sosial.
Sontak video yang merekam wanita berbaju panjang dan berjilbab itu mendapatkan banyak tanggapan dari netizen.
Video wanita kesurupan di Tabalong itu direkam pada Sabtu, 18 Februari 2023 malam.
Sejumlah akun media sosial setidaknya membagikan dua video yakni video yang direkam warga saat wanita tersebut berteriak histeris di atas pohon.
Kemudian video kedua adalah proses evakuasi wanita kesurupan dari atas pohon yang dilakukan oleh warga.
Video Wanita Kesurupan di Tabalong Dikira Kuyang

Salah satu video unggahan akun Instagram @peristiwabanua menampilkan seorang perempuan berjilbab hitam itu sedang berada di atas pohon.
Tanpa menghiraukan warga yang mulai berdatangan, wanita yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu menjerit histeris.
Bahkan dia menggoyangkan batang pohon tersebut dari atas ketinggian hingga batang lainnya ikut bergerak.
Berdasarkan unggahan, dijelaskan bahwa video tersebut direkam oleh salah seorang pemburu burung yang kebetulan berada di sekitar lokasi.
Awalnya pemburu itu sempat mengira bahwa sosok yang berada di atas pohon merupakan kuyang.
“Infonya daerah Tamiang Bajut, orang nembak burung ttmu makhluk ini kayanya kuyang,” tulis dalam keterangan video yang hingga Minggu pagi sudah mendapatkan sedikitnya 1500 tanggapan netizen.
Dilansir dari laman Budaya Indonesia, kuyang dipercaya masyarakat setempat sebagai manusia hidup yang berubah wujud menjadi potongan kepala dan isi perut yang terburai.
Kuyang dapat terbang karena telinganya membesar seperti telinga gajah yang digunakan sebagai sayap.
Kuyang sangat gemar menghisap darah nifas, ketika ada wanita yang melahirkan karena memang itulah makanan pokoknya.
Video wanita kesurupan di Tabalong lainnya yang diunggah oleh akun Instagram @andreli_48, menunjukkan proses evakuasi dengan bantuan pencahayaan dari sebuah senter.

Dari video terlihat seseorang naik ke atas pohon, berada di belakang perempuan tersebut.
Kemudian satu orang lagi menyusul naik untuk membantu penyelamatan. Ketika hendak dievakuasi wanita itu justru semakin kencang berteriak.
Netizen Duga Wanita itu Dirasuki Roh Korban Pembunuhan di Tambang
Berbagai tanggapan muncul dari netizen terkait video wanita kesurupan di Tabalong tersebut.
Di kolom komentar unggahan akun Instagram @peristiwabanua, akun @kalselday menyebut bahwa perempuan tersebut merupakan anak pesantren yang kesurupan roh orang meninggal di sekitaran tambang.
“ILmi Parmuk: Yang merasuki nya jar habib Bakas orang bebunuhan di tambang, info Tkp DI Tamiyang Bajut. Perampuan kerasukan roh halus naik ke Atas pohon,” tertulis dalam keterangan unggahannya.
Beberapa netizen berpendapat lain, dalam kolom komentar di unggahan akun @andreli_48, ada yang menganggap bahwa perempuan yang berteriak histeris di atas pohon tersebut mengalami gangguan psikologis.
“Mental illness bukan kesurupan,” komentar akun @enmt956 terkait video wanita kesurupan di Tabalong.
Meski begitu belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi dan pernyataan dari pihak-pihak terkait atas kejadian dalam video wanita kesurupan di Tabalong. ****
(Kontributor: Elmita Amalya Ahsani)
Temukan artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji