HARIANE JOGJA – Kasus penganiayaan David di Pesanggrahan Jaksel yang merupakan anak pengurus GP Ansor telah memasuki babak baru.
Kasus penganiayaan David ini bukan hanya menjadikan anak petinggi Pajak Jakarta Selatan, Mario Dandy Satrio menjadi tersangka, tetapi ia juga menyeret sang ayah hingga mempertaruhkan jabatannya.
Selain itu, kasus penganiayaan David juga membuat kekasih Mario mendapat hujatan bertubi-tubi dari para pengguna media sosial.
Jabatan Ayah Pelaku Dicopot Akibat Kasus Penganiayaan David
Kementerian Keuangan RI melalui kanal YouTube resminya menggelar konferensi pers pada Jumat, 24 Januari 2023 terkait kasus penganiayaan yang menyeret anak salah satu pejabat Ditjen Pajak.
Menteri Keuangan Sri Mulyani resmi mencopot ayah Mario, Rafael Alun Trisambodo (RAT) dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kemenkeu Kanwil Jakarta Selatan II.
“Mulai hari ini saudara RAT saya minta untuk dicopot dari tugas dan jabatannya,” ucap Sri Mulyani.
Dalam siaran pers tersebut, Sri Mulyani mengaku pencopotan jabatan ini dimaksudkan untuk mempermudah pemeriksaan.
Selain itu, Sri Mulyani juga mengatakan dasar pencopotan RAT adalah dalam pasal 31 Ayat 1 PP No. 94 Tahun 2001 terkait tindakan disiplin PNS.
Meskipun sudah tidak menjabat sebagai Kepala Bagian Umum DJP, Rafael Alun Trisambodo belum dicopot sebagai ASN.
Jika dalam proses penyelidikan yang bersangkutan terbukti melanggar ketentuan-ketentuan yang lain, maka ada kemungkinan pencopotan status ASN dilakukan.
Selain dicopot karena masalah pelaporan kekayaan dan penganiayaan oleh anaknya, Rafael Alun Trisambodo juga didakwa melanggar kode etik berupa tergabung menjadi pengurus partai politik.
Akibat kasus penganiayaan yang menyeret anaknya, harta kekayaan Rafael pun menjadi sorotan.
Dikutip dari akun Twitter @hateisworthless, Mario Dandy sempat memamerkan kekayaan berupa Motor Harley dan Mobil Rubicon.
Selain itu, nilai kekayaan Rafael Alun yang fantastis, yaitu mencapai Rp 56 miliar menjadi pertanyaan besar bagi publik.
Tidak hanya Mario dan ayahnya yang mendapat sanksi sosial publik, Agnes Gracia Haryanto yang merupakan kekasih pelaku juga terkena imbasnya.
Pasalnya, menurut kronologi kejadian yang disampaikan Alto Luger, salah satu pemerhati konflik di Indonesia, Agnes diduga merekam kejadian penganiayaan dengan maksud menikmati kekerasan tersebut.
Hal tersebut disimpulkan lewat dugaan kuat bahwa Agnes juga sempat berswafoto diatas tubuh David yang sudah tidak berdaya.
Akibatnya, para netizen beramai-ramai menghujat kekasih dari Mario tersebut hingga namanya menjadi trending di media sosial Twitter.
“Dikeluarin dari sekolahnya dong harusnya,” ujar salah satu netizen @nadiaimana pada Jumat, 24 Februari 2023.
Ungkapan untuk membuat kekasih Mario tersebut menjadi tersangka juga ramai di salah satu akun base Twitter @tanyakanrl.
“bapaknya dandy dicopot, hartanya diinvestigasi, dandy ditangkep, semoga habis ini Agnes Gracia Haryanto dinyatakan jadi tersangka juga. Amiin,” ungkap unggahan akun tersebut.
Hingga berita ini ditulis, penyelidikan kasus penganiayaan David di Pesanggrahan masih terus bergulir. **** (Kontributor: Meilisa Jibrani)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji