HARIANE JOGJA – 6 Tips mendapatkan IPK tinggi berikut ini akan berguna untuk mahasiswa yang ingin memperoleh nilai Indeks Prestasi Kumulatif yang memuaskan.
Memperoleh IPK tinggi menjadi salah satu indikator sukses bagi mahasiswa yang sedang menempuh perkuliahan.
Selain menjadi kepuasan bagi diri sendiri, memperoleh IPK tinggi bisa menjadi sarana untuk membahagiakan kedua orang tua.
Terlebih setelah lulus kuliah, IPK tinggi kerap dijadikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh para pencari kerja.
Tips Meendapatkan IPK Tinggi
Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mendapatkan nilai IPK yang tinggi, seperti dilansir dari kanal Youtube Adi Sumariawan, seorang mahasiswa yang berhasil memperoleh IPK 3,9.
1. Pahami Karakter Dosen
Karakter dosen di setiap mata kuliah biasanya berbeda-beda, dengan memahami karakter dosen, mahasiswa bisa memperhitungkan perilaku yang akan ditampilkannya.
Jangan sampai mahasiswa menampilkan sikap menyepelekan di depan dosen yang berkarakter tegas, alih-alih mendapat nilai tinggi, Ia bisa tidak lulus di matkul tersebut.
Sebaliknya di depan dosen yang cukup bertoleransi, sikap menyepelakan mungkin tidak begitu berdampak selama masih bersikap hormat pada dosen.
2. Selalu tepat waktu di sesi perkuliahan
Menjadi mahasiswa disiplin memiliki banyak keuntungan, salah satunya bisa di-notice dosen sebagai mahasiswa yang rajin.
Selain itu, mahasiswa yang datang tepat waktu di sesi perkuliahan, berpotensi mendapat nilai tinggi dari dosen alih-alih yang terlambat.
Di beberapa kampus, mahasiswa yang absen lebih dari 3 kali sesi perkuliahan, tidak diperkenankan mengikuti UAS dan berpotensi tidak lulus.
3. Patuhi kontrak kuliah
Setiap dosen biasanya memiliki kontrak kuliah, dimana dalam kontrak tersebut menjelaskan point penilaian dari sudut pandang dosen.
Tips memperoleh IPK tinggi ke-3 ialah memaksimalkan setiap aspek penilaian dosen yang ada di kontrak kuliah.
Ada dosen yang memberikan nilai tertinggi dari hasil UAS, ada pula yang memberikan nilai tinggi dari keaktifan.
4. Kumpulkan tugas tepat waktu
Terlambat mengumpulkan tugas bisa berdampak buruk pada nilai mahasiswa, mulai dari dikurangi nilainya hingga dianggap tidak mengumpulkan.
Akumulasi nilai tugas nantinya akan berpengaruh, mulai meninggikan IPK hingga mengurangi IPK seorang mahasiswa.
Selain mengumpulan tugas tepat waktu, usahakan mengerjakan tugas dengan maksimal dan totalitas.
Tips memperoleh IPK tinggi ke-4 ini bisa gagal apabila mahasiswa mengerjakan tugas dengan asal-asalan apalagi terdeteksi copy-paste.
5. Baca materi sebelum diajarkan dan aktif diskusi
Tidak menguasai materi akan menyulitkan mahasiswa di sesi diskusi, sebagus apa pun kemampuannya berbicara di depan umum.
Tips ke-5 ini kerap diabaikan, banyak mahasiswa yang datang ke kelas dengan pengetahuan setengah-setengah hingga asal datang tanpa persiapan.
Dengan membaca materi yang akan diajarkan dosen, argumen seorang mahasiswa akan sulit dibantah oleh lawan diskusinya.
Selain itu, tips mendapatkan IPK tinggi satu ini bisa membuat dosen terkesan dengan wawasan dan pengetahuan seorang mahasiswa.
6. Mencari teman belajar yang mendukung
Salah memilih pergaulan bisa membuat kualitas IPK seorang mahasiswa turun, misalnya terlalu lama berteman dengan mahasiswa yang santai.
Seorang mahasiswa yang awalnya rajin bisa ikut berperilaku santai, sebagaimana teman sepergaulannya berperilaku.
Tips terakhir ini menekankan mahasiswa untuk mencari teman belajar yang memiliki orientasi memperoleh IPK tinggi.
Dengan memiliki teman belajar yang rajin, mahasiswa yang malas akan terpacu semangatnya untuk belajar dan nilai IPk-nya pun cenderung akan naik.
Itulah tips mendapatkan IPK tinggi yang bisa dipraktikkan oleh para mahasiswa. **** (Kontributor: Nafi’atunnisa’)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji