Ketika seseorang mengalami kekurangan tidur secara terus-menerus, hal ini dapat menyebabkan terjadinya utang tidur.
Utang tidur terjadi ketika seseorang tidak mendapatkan cukup waktu tidur yang diperlukan oleh tubuh dalam jangka waktu tertentu.
Utang tidur ini tidak dapat diatasi dengan tidur lebih sedikit pada malam berikutnya atau akhir pekan. Satu-satunya cara untuk melunasi hutang tidur adalah dengan mendapatkan tidur yang cukup.
Dengan tidur yang cukup, rasa inersia tidur yang biasanya dialami setelah bangun tidur dapat berkurang, dan tubuh akan merasa lebih segar dan bugar.
3. Perubahan pada siklus circadian
Siklus circadian juga menjadi penyebab susah bangun pagi.
Kondisi ini merupakan pola internal selama 24 jam yang mengatur berbagai proses dalam tubuh, termasuk pelepasan hormon dan tingkat kantuk serta kewaspadaan sepanjang hari.
Terdapat beberapa alasan mengapa siklus circadian dapat membuat bangun tidur menjadi lebih sulit.
Pada remaja siklus circadian dapat terjadi ketika mereka memasuki masa pubertas yang membuat mereka lebih cenderung tetap terjaga hingga larut malam dan sulit bangun pagi.
Bagi orang yang bekerja pada shift malam, shift siang, atau shift bergilir mungkin mengalami kesulitan dalam bangun tidur dan tidur karena gangguan berkelanjutan pada siklus circadian-nya.
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, terjadinya jet lag di mana seseorang melakukan perjalanan melintasi beberapa zona waktu, juga akan mengalami siklus circadian sehingga tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Penulis dan Editor
-
Kontributor 13
-
Dyah Ayu
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas