HARIANE JOGJA – Cara mencegah penculikan anak harus dilakukan oleh orang tua sebagai bentuk kewaspadaan pasca banyaknya kabar penculikan di media sosial.
Salah satu cara mencegah penculikan anak oleh orang tua ialah menjaga keamanannya di mana pun ia berada.
Cara mencegah penculikan anak tersebut tidak hanya melibatkan orang tua, tetapi juga melibatkan anak sehingga ia juga dapat memahami dan berhati-hati.
Waspada Hoax Penculikan Anak
Akhir-akhir ini media sosial ramai oleh kabar dugaan penculikan anak yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia.
Namun ketika tersebar di media sosial, kebenarannya belum dapat dibuktikan sehingga pihak-pihak terkait pun melakukan penelusuran lebih lanjut.
Seperti konten unggahan akun TikTok @khotijatussolekha, sempat viral kabar dugaan penculikan terhadap dua siswi SDN Flamboyan Gunung Sindur, Bogor.
Seperti dalam klarifikasi yang disampaikan oleh pihak Polres Bogor melalui Instagram resmi-nya, usai dilakukan penyelidikan, ternyata kabar dugaan penculikan anak di Gunung Sindur Bogor tersebut tidak benar.
Peristiwa dugaan penculikan anak tersebut rupanya sengaja dimunculkan oleh dua siswi tersebut karena keduanya takut dimarahi orang tua sebab pulang sekolah terlambat.
Tak hanya di Bogor, di Jogja sebelumnya juga telah ada setidaknya dua kabar dugaan penculikan anak yang ternyata hoaks.
Pertama, seperti dilansir dari kanal Youtube Nanggulanofficial, beredar kabar dugaan penculikan anak di Nanggulan Kulon Progo.
Usai Polres Nanggulan meminta keterangan dari saksi, terduga pelaku, dan terduga korban, rupanya dugaan penculikan tersebut tidak benar adanya.
Kedua, seperti dilansir dari Facebook Polres Gunungkidul, telah viral kabar dugaan penculikan dua anak berumur 8 dan 7 tahun di Gatak, Gunungkidul.
Pihak Polsek Gunungkidul langsung melakukan penelusuran usai mendapat kabar tersebut. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata kabar tersebut hanya hoaks belaka.
Pihak kepolisian juga selalu mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi kejadian-kejadian tertentu sebelum membagikannya ke khalayak luas.

4 Cara Mencegah Penculikan Anak yang Bisa Dilakukan
Seperti dilansir dari unggahan Instagram Pemkab Gunungkidul, orang tua dapat melakukan beberapa cara mencegah penculikan anak di bawah ini untuk menghindari tindak penculikan.
1. Menjaga Keamanan Anak
Orang tua diharapkan dapat senantiasa menjaga keamanan anak dengan selalu mengetahui di mana lokasi dan kegiatan apa yang dilakukan oleh anak.
2. Menjaga Jarak Fisik
Orang tua dapat mengimbau dan mengingatkan anak untuk menjaga jarak fisik dengan orang tak dikenal atau orang asing, terutama ketika berada di luar rumah.

3. Menjelaskan Risiko Penculikan
Untuk mencegah penculikan pada anak, ornag tua juga harus memberi pengertian dan penjelasan kepada anak mengenai risiko dan cara menghindari penculikan agar anak juga dapat lebih was-was dengan sekelilingnya.
4. Menjaga Komunikasi dengan Anak
Komunikasi antara orang tua dan anak harus dijalin dengan baik.
Ketika komunikasi tersebut terjalin dengan baik, orang tua diharapkan dapat lebih memahami perasaan dan kondisi anak saat melakukan aktivitas di luar rumah atau ketika tidak berada dekat dengan orang tua.
Itulah beberapa cara mencegah penculikan anak yang bisa dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan.**** (Kontributor:Elmita Amalya Ahsani)
Baca artikel selengkapnya di harianesemarang.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji