HARIANE JOGJA – Bahaya nitrogen cair pada makanan telah menjadi perhatian masyarakat dan pemerintah setelah banyaknya kasus yang terjadi pada 2022 lalu.
Bahaya nitrogen cair pada makanan perlu diwaspadai untuk mencegah kasus keracunan pangan yang lebih parah akibat konsumsi nitrogen cair yang berlebihan.
Apa saja bahaya nitrogen cair pada makanan?
Dilansir dari laman Sehat Negeriku, Kementerian Kesehatan RI meminta seluruh pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya konsumsi ice smoke atau chiki ngebul yang marak dijual.
Chiki ngebul merupakan salah satu jajanan kekinian yang menarik perhatian masyarakat. Saat dikonsumsi, chiki ngebul akan mengeluarkan asap dari nitrogen cair yang memiliki suhu sangat rendah.

Imbauan tersebut disampaikan dalam Surat Edaran Nomor KL.02.02/C/90/2023 tentang Pengawasan terhadap Penggunaan Nitrogen Cair pada Produk Siap Saji yang telah ditandatangani pada 6 Januari 2023 lalu.
Dalam surat edaran tersebut dijelaskan bahwa penggunaan nitrogen cair pada makanan yang berlebihan dan dikonsumsi jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan serius.
Berikut bahaya konsumsi nitrogen cair pada makanan yang dirangkum dari Konferensi Pers Kemenkes RI tentang Kewaspadaan Penggunaan Nitrogen Cair pada Produk Pangan Siap Saji yang disiarkan 12 Januari 2023.
Bahaya Nitrogen Cair pada Makanan yang Harus Diwaspadai
1. Bahaya Terkena Nitrogen Cair

Nitrogen cair dapat menyebabkan radang dingin dan luka bakar atau cold burn terutama pada beberapa jaringan lunak, seperti kulit dan mukosa.
Pada Juli 2022 lalu, dampak serupa ditemukan pada kasus anak yang mengkonsumsi ice smoke di Desa Ngasinan, Jetis, Ponorogo yang menyebabkan terjadinya luka bakar.
2. Bahaya Menghirup Nitrogen Cair

Menghirup terlalu banyak uap pada makanan atau minuman yang menggunakan nitrogen cair dapat menyebabkan kesulitan bernafas yang cukup parah.
3. Bahaya Menelan Nitrogen Cair

Konsumsi makanan atau minuman dengan nitrogen cair dapat menyebabkan tenggorokan terasa terbakar, karena suhu teramat dingin yang langsung bersentuhan dengan organ tubuh dapat memicu kerusakan internal organ tubuh.
Kasus serupa dilaporkan oleh UGD Rumah Sakit Haji Jakarta pada 21 Desember 2022, dimana anak laki-laki 4,2 tahun datang dengan keluhan nyeri perut hebat, setelah mengkonsumsi chiki ngebul.
Dalam konferensi pers, Direktur Penyehatan Lingkungan Kemenkes, Anas Ma’ruf juga memaparkan sejumlah upaya kewaspadaan dan antisipasi terkait nitrogen cair.
Upaya Kewaspadaan dan Antisipasi Bahaya Nitrogen Cair pada Makanan
Pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, dan kantor kesehatan pelabuhan diinstruksikan untuk melakukan pembinaan dan pengawasan penggunaan nitrogen cair di wilayah kerjanya.
Pembinaan dan pengawasan tersebut mencakup edukasi masyarakat, sekolah, dan anak-anak terkait bahaya konsumsi chiki ngebul, serta mengharuskan restoran yang menggunakan nitrogen cair untuk memberikan informasi cara konsumsi yang aman kepada konsumen.
Sementara itu, Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) selain restoran, seperti gerai pangan jajanan keliling untuk saat ini tidak direkomendasikan menggunakan nitrogen cair pada produk pangan yang dijual.
Rumah sakit dihimbau berkoordinasi dengan dinas kesehatan setempat dan melaporkan kasus keracunan akibat nitrogen cair agar dilakukan investigasi oleh Tim Gerak Cepat sesuai dengan Permenkes No.2 tahun 2013 tentang KLB Keracunan Pangan.
Setelahnya, Tim Gerak Cepat melaporkan kasus keracunan pangan akibat nitrogen cair ke Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) dan ditembuskan kepada dinkes provinsi dan kabupaten/kota.
Demikian informasi terkait bahaya nitrogen cair pada makanan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap jajanan berbahan nitrogen cair. **** (Kontributor:Kartika Puspita Dewi)
Baca artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji