10 Wisata Religi Jogja yang Menarik dan Mendamaikan Hati Para Pengunjung

HARIANE JOGJA – Daftar destinasi wisata religi Jogja terbaik berikut ini dapat menjadi referensi bagi setiap orang yang ingin menjelajah ke Kota Gudeg.

Wisata religi Jogja terbaik tak hanya menyuguhkan sisi agamis dari sejumlah tempat, tapi juga memperlihatkan seluk-beluk dari struktur masyarakat pada masa lalu dengan segenap perbedaan budaya, adat, hingga agamanya.

Daftar wisata religi Jogja di bawah ini akan sayang sekali apabila dilewatkan, terutama bagi yang ingin merasakan pengalaman liburan sambil belajar.

BACA JUGA:  4 Rekomendasi Wisata Air Terjun di Bantul yang Instagramable

10 Wisata Religi Jogja Terbaik

Dikutip dari salah satu e-journal Universitas Atma Jaya Yogyakarta, wisata religi merupakan salah satu jenis wisata yang memiliki keterkaitan dengan aspek keagamaan, baik aktivitas maupun corak tempatnya.

Wisata religi dapat diartikan sebagai kegiatan wisata ke beragam tempat yang memiliki makna khusus bagi penganut agama tertentu.

Dilansir dari laman Sibakul Jogja, berikut merupakan 10 wisata religi Jogja terbaik yang menarik dan bisa mendamaikan hati yang bisa dikunjungi saat berlibur ke Yogyakarta.

1. Masjid Gedhe Kauman

Masjid Gedhe Kauman didirikan pada masa pemerintahan Hamengku Buwono I. Masjid yang biasa dikenal dengan nama Masjid Agung Keraton ini terletak di alun-alun utara Yogyakarta.

Masjid Gedhe Kauman sendiri merupakan sebuah bangunan cagar budaya nasional yang menyajikan ornamen klasik berumur ratusan tahun.

2. Sendang Sriningsih

Sendang Sriningsih dahulu kerap digunakan masyarakat sebagai tempat semedi karena dianggap keramat. Pada masa itu namanya masih Sendang Duren.

Kemudian memasuki tahun 1935, namanya berubah menjadi Sendang Sriningsih dan mulai dibangun tempat ziarah di sana. Istilah Sriningsih sendiri bermakna perantara segenap karunia.

Pengunjung juga dapat mengambil air dari pancuran yang tersedia meski sumber asli Sendang Sriningsih tak lagi terlihat sekarang.

3. Goa Maria Tritis

Goa Maria Tritis menjadi destinasi wisata religi dengan nuansa Katolik yang bernilai unik. Hal ini karena pengunjung dapat merasakan sensasi alami yang lengkap dengan stalagmit dan stalaktit, alih-alih goa buatan.

Goa Maria Tritis di daerah Paliyan, Gunungkidul, dapat membuat siapa pun menikmati bunyi tetesan air serta cicit kelelawar yang berkeliaran di sekitar tempat tersebut.

4. Pura Vaikuntha Vyomantara

Letak Pura Vaikuntha Vyomantara berada dalam lingkup kompleks AAU daerah Janti, Yogyakarta. Namun tak berarti bahwa tempat tersebut ditujukan hanya untuk warga sekitar kesatuan TNI AU.

Pura dengan nuansa Bali ini juga diperuntukkan bagi masyarakat umum yang ingin ikut serta melakukan persembahyangan.

5. Gereja Ganjuran di Bantul

Gereja Ganjuran di Bantul sejatinya bukan sebuah destinasi wisata, namun siapa saja boleh berkunjung meski tidak menjadi penganut agama Katolik.

Wisata religi Jogja yang satu ini dinilai cukup unik dengan menghadirkan sosok Bunda Maria dan Yesus dalam corak busana Hindu bercampur Jawa.

Tak hanya itu, di dalam gereja ini juga terdapat candi dengan patung Yesus yang kerap digunakan sejumlah jemaat untuk berdoa maupun merenung.

6. Klenteng Poncowinatan

Klenteng Poncowinatan atau Kwan Tee Kiong merupakan sebuah bangunan yang dipenuhi oleh corak warna kuning keemasan dan merah di setiap sudut ornamennya.

Adapun ujung atap yang tampak meruncing menjadi salah satu karakteristik wilayah Pasar Kranggan di Jalan Poncowinatan.

BACA JUGA:  17 Diskon Kartu Identitas Anak di Jogja, Mulai dari Tempat Wisata Hits Hingga Toko Buku Terlengkap

7. Klenteng Gondomanan

Klenteng Gondomanan atau Bhudda Prabha merupakan salah satu warisan etnis Tionghoa yang terletak di Jalan Brigjen Katamso Nomor 3, Gondomanan, Yogyakarta.

Klenteng ini menjadi monumen bersejarah dengan nilai spiritual tinggi yang keberadaannya sangat penting sebagai tolak ukur perkembangan kultur Tionghoa di Yogyakarta.

Masyarakat yang hadir sebagai pengunjung dapat melakukan ritual doa (khususnya penganut agama Buddha atau etnis Tionghoa), mengikuti beberapa acara keagamaan, atau sebatas menikmati nilai ekspresif estetikanya.

8. Masjid Pathok Nagoro

Masjid Pathok Nagoro berarti masjid kagungan dalem di wilayah nagaragung yang berfungsi sebagai tempat pertahanan rakyat, kepeluan religius, serta menjadi tanda dominasi seorang raja.

Adapun lima masjid Pathok .Nagoro yang dimiliki oleh Keraton Yogyakarta adalah, sebagai berikut:

– Masjid Babadan: berada pada sisi timur kota, yaitu di Babadan, Bantul, Kauman, dan Banguntapan

– Masjid Mlangi: berada pada sisi barat laut, yaitu di Nogotirto, Sleman, Mlangi, dan Gamping

– Masjid Dongkelan: berada pada sisi barat daya, yaitu di Dongkelan, Bantul, Kauman, dan Tirtonirmolo

– Masjid Wonokromo: berada pada sisi selatan kota, yaitu di Plered, Wonokromo, dan Bantul

– Masjid Plosokuning: berapa pada sisi utara kota, yaitu di Ngaglik, Ploso Kuning, dan Sleman

9. Sendang Sono

Pada tahun 1904, Romo Van Lith melakukan pembaptisan pada 173 penduduk Kalibawang Kulonprogo dengan air sendang. Peristiwa tersebut diabadikan dalam salah satu kapel berupa relief.

Tak lama setelahnya Sendang Sono menjadi tempat ziarah bagi umat Katolik. Kompleks ziarah di tempat ini sendiri terdiri dari goa Maria, sungai, lokasi Jalan Salib, pendopo, hingga sejumlah kapel kecil maupun kios.

10. Masjid Gedhe Mataram Kotagede

Salah satu masjid tertua yang didirikan pada zaman kejayaan kerajaan Mataram naungan Sultan Agung ini berada di kawasan wisata heritage Kotagede, Yogyakarta.

Masjid ini kental dengan gaya klasik nusantara dan sangat cocok dikunjungi oleh setiap wisatawan, khususnya bagi para muslim yang ingin mendapatkan kedamaian hati saat sholat di sini.

BACA JUGA:  Wisata Watu Goyang Jogja, Begini Wajah Terbaru di Tahun 2023

Itulah beberapa penjelasan mengenai wisata religi Jogja terbaik yang bisa dikunjungi saat berlibur ke Yogyakarta. **** (Kontributor: Irena Dyah Kristina)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com