HARIANEJOGJA – Tips menyelamatkan diri dari gempa bumi berikut ini bisa membantu untuk selamat dari risiko musibah yang membahayakan diri maupun orang lain.
Tips menyelamatkan diri dari gempa bumi yang akan dibahas meliputi bagaimana caranya melindungi bagian tubuh yang vital, hingga apa yang harus dilakukan ketika ada guncangan.
Ada baiknya metode tips menyelamatkan diri dari gempa bumi ini juga disebarkan kepada orang lain untuk sama-sama waspada dengan dampak bencana.
Sebagai warga Indonesia yang tinggal di wilayah rawan bencana tektonik, metode ini bisa jadi faktor penting yang menentukan keselamatan diri atau orang lain.
Tips Menyelamatkan Diri dari Gempa Bumi Disampaikan Oleh BPBD
Seperti artikel yang terbit di Hariane.com dengan judul ‘3 Cara Selamat dari Gempa Bumi, Hapal dan Pahami untuk Pencegahan Pertama Bencana Alam’ pada Selasa, 22 November 2022, cara Selamat dari gempa bumi adalah dengan metode drop, cover, hold on.
Ketika gempa terjadi, cara selamat dari gempa bumi yang pertama adalah seseorang harus menurunkan posisi tubuh yang lebih rendah, mencari penutup kepala dan leher, serta tetap berada dan berlindung di tempat tersebut hingga gempa berhenti.
Berikut ini tips melakukan drop, cover, hold on yang dijadikan patokan oleh BPBD :
1. Meringkuk

Tips menyelamatkan diri dari gempa bumi adalah dengan menjatuhkan tubuh ke bagian tangan dan lutut meringkuk sebelum efek dari gempa bumi menghantam. Posisi tersebut dapat melindungi diri dari jatuh dan tetap memungkinkan seseorang untuk bergerak.
Ketika dalam posisi ini tubuh kita dapat terlindungi, juga sebagai awalan untuk melihat situasi lebih tenang daripada harus berlarian tidak pasti dan membahayakan keselamatan.
2. Cari Pelindung Kepala dan Leher

Melindungi bagian vital seperti kepala dan leher adalah salah satu cara selamat dari gempa bumi. Cari penutup kepala dan leher, atau hingga seluruh tubuh.
Tips menyelamatkan diri dari gempa bumi adalah mencari tempat seperti di bawah meja yang kokoh. Jika tidak ada tempat berlindung di sekitar, bergeraklah menuju dinding bagian dalam atau di samping furnitur posisi rendah yang tidak akan menimpa.
Tutupi kepala dan leher dengan lengan dan tangan.
3. Berdiam Diri dan Berlindung

Tetaplah tenang dan berlindung di tempat sampai guncangan gempa benar-benar berhenti. Bersiaplah untuk bergerak dari tempat berlindung jika guncangan membuat tempat berlindung rusak atau bergeser.
Tips menyelamatkan diri dari gempa bumi selanjutnya adalah cari tanah lapang apabila dari bangunan memungkinkan untuk keluar berlari.
Selain adanya cara selamat dari gempa bumi, seseorang juga perlu mengetahui hal-hal yang disarankan dihindari ketika terjadi gempa bumi. Berikut ini beberapa hal yang tidak boleh dilakukan ketika bencana alam sedang terjadi:
Menuruni tangga atau menaiki lift adalah salah satu tindakan yang kurang bijak apabila gempa bumi terjadi. Ketika seseorang terjebak di dalam lift saat gempa, tidak ada ruang cukup dan susah untuk mengetahui keadaan di luar, apalagi ketika terjadi mati listrik.
Terburu-buru untuk berlari dari satu tempat ke tempat lain juga sesuatu yang kurang bijak. Saat berlari kepanikan dan tanpa arah, seseorang dapat beresiko terkena efek gempa seperti runtuhan bangunan yang dapat membahayakan jiwa.
Itulah beberapa tips menyelamatkan diri dari gempa bumi. Hapalkan dan kenali pencegahannya untuk tindakan pertama menyelamatkan diri dan keluarga di sekitar.****
Baca artikel serupa di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Dyah Ayu
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji