Pasca Kecelakaan yang Tewaskan 1 Wisatawan, Jeep Pariwisata Parangtritis Diinspeksi Dinpar Bantul

HARIANEJOGJA – Jeep pariwisata Parangtritis mendapatkan inspeksi dari Dinas Perhubungan bersama Polres Bantul dan Paguyuban Jeep Adventure Parangtritis yang dilaksanakan pada Selasa pagi, 13 Desember 2022.

Tujuan inspeksi Jeep pariwisata Parangtritis ini adalah untuk pengecekan angkutan yang digunakan sebagai alat transportasi wisata, baik dari segi kelayakan hingga kelengkapan surat. 

Inspeksi Jeep pariwisata Parangtritis ini dilakukan pasca adanya kejadian kecelakaan yang melibatkan 4 wisatawan asal Brebes awal Desember lalu, 1 orang di antaranya meninggal dunia.

Jeep pariwisata ini merupakan aktivitas susur pantai dan padang pasir dengan menggunakan mobil Jeep terbuka dan menjadi salah satu fasilitas wisata yang sedang digandrungi anak muda.

BACA JUGA:  Kemkominfo Kembali Gelar Talkshow Mengembangkan Hobi Jadi Cuan Lewat Internet di Bantul

Pemeriksaan Jeep Pariwisata Parangtritis Diikuti 50 Armada

jeep pariwisata parangtritis
Petugas melakukan cek fisik dan juga mesin pada armada Jeep yang digunakan untuk pariwisata. (Foto: Instagram/dinparbantul)

Dilansir dari Dinas Pariwisata Bantul, kegiatan ground check inspeksi keselamatan jalan di area Pantai Parangkusumo, Kretek, Bantul, Yogyakarta dilakukan selama kurang lebih 2 jam, yaitu dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB.

Pemeriksaan dilakukan terhadap 50 armada yang beroperasi di kawasan Parangtritis, Gumuk Pasir, dan Parangkusumo.

Pengelola dan supir-supir mobil Jeep terlihat tertib mengikuti proses pemeriksaan yang meliputi pengecekan kelayakan fisik kendaraan, mesin, dan juga surat kendaraan STNK dan juga SIM masing-masing pengemudi.

Disampaikan bahwa kegiatan pemeriksaan Jeep pariwisata Parangtritis ini dilakukan untuk menjaga keselamatan dan juga kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Pantai Parangtritis, Gumuk Pasir, maupun Parangkusumo.

Seperti diketahui pada awal bulan ini, tepatnya pada Sabtu, 3 Desember 2022 terjadi sebuah kecelakaan Jeep pariwisata yang melibatkan 4 orang wisatawan asal Brebes dan 1 orang sopir.

BACA JUGA:  Jembatan Kretek 2 Bantul Dibuka, Ini Makna Dibalik Desain yang Filosofis

jeep pariwisata parangtritis
Armada Jeep pariwisata Parangtritis digunakan untuk fasilitas wisata susur pantai atau gurun pasir. (Foto: Instagram/dinparbantul)

Kecelakaan Jeep Parangtritis tersebut terjadi di Jalan Umum Giricahyo-Girijati, Dusun Gabug, Kalurahan Giricahyo, Kapanewon Purwosari, Kabupaten Gunungkidul.

Kecelakaan yang menewaskan salah satu penumpang ini diduga karena pengemudi yang masih remaja ini tidak bisa mengendalikan laju mobil sehingga terpental keluar di jurang.

Diketahui pengemudi tidak memiliki SIM A yang seharusnya menjadi syarat wajib bagi pengemudi kendaraan bermotor roda 4.

Meski sudah memakan korban jiwa, Jeep pariwisata Parangtritis hingga kini masih beroperasi karena menjadi salah satu fasilitas wisata yang banyak dicari orang saat berkunjung ke kawasan pantai di Bantul ini. ****