HARIANE JOGJA – Tanggal 16 Februari 2023 tak jarang membuat sejumlah orang bertanya-tanya terkait momen penting apa yang terjadi pada rentang waktu tersebut.
Adapun salah salah satu agenda yang menjadi perhatian dunia internasional pada tanggal 16 Februari adalah hari cholangiocarcinoma.
Peringatan hari cholangiocarcinoma sedunia ini diselenggarakan pada tanggal 16 Februari setiap tahunnya.
Pembahasan mengenai tanggal 16 Februari 2023 yang bertepatan dengan hari cholangiocarcinoma sedunia tindakan preventif maupun kuratif terhadap penyakit ini.
Tanggal 16 Februari 2023: Hari Cholangiocarcinoma Sedunia
Dikutip dari laman Depkes, cholangiocarcinoma merupakan penyakit kanker yang berasal dari lapisan kantung empedu di luar maupun dalam hati dan memiliki pertumbuhan relatif lamban.
Orang dengan sclerosing cholangitis primer berpotensi lebih tinggi mengidap cholangiocarcinoma. Di negara China, perkembangan kanker ini juga dipicu oleh infeksi parasit berupa cacing pita hati.
Kemudian, dilansir dari laman Unit Sumber Pendidikan Kanker dan Klinikal (CCARE), berikut beberapa gejala penyakit cholangiocarcinoma yang penting untuk diperhatikan:
- Kulit terasa sangat gatal
- Kecapekan
- Penurunan berat badan yang drastis
- Kulit serta bagian putih mata berwarna kuning (semacam menderita penyakit kuning)
- Feses berwarna pucat atau putih
- Sakit perut
Sedangkan sejumlah faktor risiko yang meningkatkan potensi menderita cholangiocarcinoma adalah, sebagai berikut:
- Penyakit hati kronik
- Parasit hati flukes
- Kebiasaan merokok
- Kolangitis sklerosis primer
- Masalah bentuk saluran empedu sejak lahir
- Usia tua
Cara Pencegahan dan Perawatan Penyakit Cholangiocarcinoma
Melalui hari cholangiocarcinoma sedunia yang jatuh pada tanggal 16 Februari, masyarakat bisa lebih menyadari tentang cara pencegahan hingga perawatan dari penyakit ini.
Sejatinya tidak ada cara pencegahan terbaik untuk penyakit cholangiocarcinoma, namun terdapat sejumlah alternatif untuk mengurangi risikonya, yaitu:
a. Meminimalisir penyakit hati kronik
Hal ini bisa dilakukan dengan membudayakan konsumsi makanan sehat dan menghindari lemak dengan kadar kolestrol tinggi, menjaga berat badan proporsional, serta menggunakan obat berbahan kimia sesuai dosis yang dianjurkan.
b. Berhenti merokok
Menghentikan kebiasaan merokok adalah pilihan yang bijak jika ingin terhindar dari penyakit cholangiocarcinoma. Jika memang terasa sulit untuk berhenti, maka bisa coba berkonsultasi dengan dokter atau tenaga medis sejenis.
Sedangkan untuk cara perawatan bagi penderita penyakit cholangiocarcinoma adalah, sebagai berikut:
- Kemoterapi
- Melakukan penggantian organ dengan jalur transplantasi hati
- Terapi radiasi dengan proton dan foton (sinar-x)
- Menerapkan metode saliran saluran empedu
- Pembedahan dan pembuangan bagian saluran empedu yang tak lagi berfungsi
- Terapi fotodinamik dengan penyuntikan bahan kimia sensitif cahaya ke dalam pembuluh vena
Itulah beberapa penjelasan terkait ulasan singkat hari cholangiocarcinoma sedunia yang diselenggarakan pada tanggal 16 Februari 2023 beserta gejala, faktor risiko, cara pencegahan hingga perawatannya. (Kontributor: Irena Dyah Kristina)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji