Tak Ada Korban Jiwa, Kebakaran Pabrik di Pleret Sebabkan Kerugian Puluhan Milyar Rupiah

HARIANE JOGJA – Kebakaran pabrik di Pleret, Bantul, DI Yogyakarta terjadi pada Sabtu, 25 november 2023 malam hari sekira pukul 20.45 WIB.

Kebakaran terjadi pada PT Samku Glove Indonesia yang merupakan pabrik sarung tangan berlokasi di Jalan Pleret Demangan, Tegal RT 03 Jambidan, Banguntapan, Bantul.

Kebakaran terjadi cukup besar dengan api yang melahap gedung pabrik dan menyebabkan asap gelap dan pekat membumbung ke langit.

Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran besar tersebut tetapi pemilik ditaksir mengalami kerugian hingga puluhan milyar Rupiah.

Dugaan Penyebab Kebakaran Pabrik Sarung Tangan di Bantul

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Irawan mengatakan setidaknya api melahap dua gedung produksi PT Samku Gloove Indonesia.

“Kami menerima  laporan security pabrik bahwa telah terjadi kebakaran hebat tadi malam,” ujar Irawan Minggu, 26 November 2023, dilansir dari Hariane.com.

BACA JUGA:  Seorang Laki-laki Diamankan Polsek Kasihan Setelah Curi Kamera dan Handphone
Suasana pabrik sarung tangan yang terbakar di Pleret, Bantul.
Suasana pabrik sarung tangan yang terbakar di Pleret, Bantul. (Foto: Instagram/hanskuuy_)

Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api dengan 41 orang personil pemadam kebakaran.

Kebakaran pabrik di Pleret itu terjadi selama lima jam lamanya dan melahap habis isi dalam pabrik perusahaan PT Samku Gloove Indonesia.

Api dilaporkan baru bisa dijinakkan sekitar pukul 24.00 WIB dengan bantuan warga setempat, TNI/Polri, FPRB dan kelompok elemen masyarakat.

Irawan menyebut tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam insiden kebakaran hebat itu. Sedangkan kebakaran diduga akibat korslet listrik.

“Kebakaran diduga akibat korsleting arus listrik,” ucapnya.

Diketahui pula, pemilik PT Samku Gloove Indonesia merupakan bernama Mr. Byun (70) Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengungkapkan kebakaran bermula ketika para karyawan yang di lokasi kejadian mendengar suara ledakan.

“Para karyawan sedang lembur karena tuntutan ekspor,” ujar Jeffry.

BACA JUGA:  Perayaan Hari Pers Nasional 9 Februari 2023, Perpres Baru Soal Media Online Disusun

Usai bunyi ledakan terdengar, seketika muncul kobaran api yang merambat hingga membakar gedung pabrik PT Samku Gloove Indonesia.

Kepolisian juga memastikan tidak ada korban jiwa ataupun korban luka dalam insiden itu. Sementara itu akibat kebakaran pabrik di Pleret, jumlah kerugian yang diderita diduga mencapai Rp 20 M. ****