HARIANE JOGJA – Program beasiswa S2 Kominfo 2023 kembali dibuka untuk aparatur pemerintah pusat dan daerah, termasuk anggota TNI dan POLRI, serta masyarakat umum.
Kali ini Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia membuka pendaftaran beasiswa S2 dalam dan luar negeri.
Program beasiswa yang telah dilaksanakan sejak tahun 2007 ini diperuntukkan bagi masyarakat Indonesia untuk menempuh tingkat pendidikan yang lebih tinggi.
Persyaratan Beasiswa S2 Kominfo 2023
Berikut persyaratan yang harus dipenuhi untuk program Beasiswa S2 Kominfo 2023.
1. Beasiswa Dalam Negeri
Program beasiswa Kominfo ini membuka kesempatan lebih luas bagi PNS, anggota TNI/POLRI, masyarakat umum non-PNS dari Kementerian, LPNK, BUMN, Swasta, Pelaku startup lokal yang bekerja di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Dilansir dari laman Kominfo, persyaratan umum yang harus dipenuhi untuk mengikuti program beasiswa dalam negeri ini sebagai berikut.
1. Masa kerja minimum 2 tahun;
2. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
3. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih;
4. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas reguler; dan
5. Outline rencana tugas akhir maksimal 1 halaman (judul, latar belakang, tujuan dan manfaat yang sesuai dengan program Transformasi Digitalisasi Nasional).
Sedangkan persyaratan khusus bagi PNS, TNI/POLRI dalam Program Beasiswa S2 Dalam Negeri adalah:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada instansi pemerintah Pusat dan Daerah, TNI/POLRI berstatus aktif;
2. Masa kerja minimum 2 tahun (terhitung sejak menjadi CPNS atau setara);
3. Berusia maksimum 45 tahun pada saat mendaftarkan diri;
4. Mendapatkan izin dari pejabat berwenang untuk menjalani pendidikan sesuai dengan ketentuan masing-masing instansi;
5. Persyaratan standar IPK minimal 3,00;
6. Tidak ditujukan bagi PNS dengan jabatan fungsional pengajar pada instansi sektor pendidikan;
7. Ketentuan lain yang harus dipenuhi untuk mengikuti Program Beasiswa S2 Dalam Negeri sebagai berikut:
Tugas dan fungsinya dalam pekerjaan berkaitan dengan salah satu program studi yang akan ditempuh yakni pelayanan informasi dan kehumasan pemerintah, tata kelola Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)/Keamanan Informasi, penyusunan strategi dan kebijakan bidang digital serta peningkatan daya saing nasional dalam sektor ekonomi digital.
8. Pendaftar beasiswa hanya diperkenankan untuk mendaftar pada kelas regular;
9. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin sedang atau berat dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin paling kurang tingkat sedang dalam satu tahun terakhir; dan
10. Memenuhi persyaratan penetapan tugas belajar sebagaimana dimaksud SE MENPAN RB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil Melalui Jalur Pendidikan.
Sementara itu, persyaratan khusus bagi masyarakat umum dalam Program Beasiswa S2 Dalam Negeri adalah:
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berusia maksimum 45 tahun pada saat mendaftarkan diri;
3. Latar belakang pekerjaan di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi dan/atau pelaku startup;
4. Masa kerja minimum 2 tahun;
5. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan, dosen atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik;
6. Persyaratan standar IPK minimal 3,00; dan
7. Persyaratan lainnya mengikuti persyaratan masing-masing Perguruan Tinggi yang dipilih.
Berikut berkas-berkas yang perlu dipersiapkan untuk mendaftar beasiswa S2 ini.
PNS/TNI/POLRI:
1. SK CPNS;
2. SK PNS;
3. SK Terbaru;
4. Ijazah & Transkrip Nilai S1;
5. Surat Izin Atasan dari pimpinan untuk melanjutkan pendidikan tingkat pascasarjana dengan status Tugas Belajar (ditandatangani dengan meterai/e-meterai 10.000 sesuai dengan format Lampiran I);
6. Pemenuhan persyaratan relevansi tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih.
Bagi PNS dibuktikan dengan Surat Pernyataan Melaksanakan Jabatan (SPMJ) /Surat Keputusan /Surat Tugas yang menyatakan yang bersangkutan tugas dan fungsinya pada Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi/Pengelolaan TIK /Keamanan Informasi, dan Surat Keputusan Jabatan Struktural bagi yang sudah menjabat atau Surat Penempatan dari unit yang menangani kepegawaian dari masing-masing instansi kepada yang bersangkutan untuk melaksanakan tugas di bidang terkait di atas meterai/e-meterai 10.000;
7. Dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih (apabila dokumen yang dilampirkan lebih dari 1, mohon untuk dapat digabung dalam 1 dokumen PDF);
8. Surat keterangan lulus penerimaan dari Perguruan Tinggi pilihan (dapat di-upload setelah lulus ujian penerimaan di Perguruan Tinggi).
UMUM:
1. Daftar riwayat hidup;
2. Surat Keterangan Kerja;
3. Ijazah & Transkrip Nilai S1;
4. Melampirkan surat rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik (sesuai dengan format Lampiran II);
5. Pemenuhan persyaratan relevansi tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih, dibuktikan dengan dokumen lainnya yang mendukung tugas dan fungsi pekerjaan dengan program studi yang dipilih (apabila dokumen yang dilampirkan lebih dari 1, mohon untuk dapat digabung dalam 1 dokumen PDF); dan
6. Surat keterangan lulus penerimaan dari Perguruan Tinggi pilihan (dapat diupload setelah lulus ujian penerimaan di Perguruan Tinggi).
Adapun beasiswa S2 Kominfo 2023 dalam negeri dapat ditempuh di sembilan Perguruan Tinggi yang menjadi mitra kerjasama Kementerian Kominfo, yaitu UI, ITB, UGM, ITS, UNS, Unair, Unad, Unhas, USU seperti yang diunggah pada akun Instagram Kominfo.
2. Beasiswa Luar Negeri
Pada Tahap I, pendaftaran untuk program beasiswa S2 Luar Negeri dibuka hingga tanggal 25 Maret 2023 untuk program studi tertentu di 5 negara tujuan studi yaitu Tiongkok, India, Belanda, Hungaria, dan Jepang.
Adapun persyaratan umum yang harus dipenuhi calon pendaftar beasiswa S2 luar negeri sebagai berikut.
1. Warga Negara Indonesia (WNI);
2. Berlatar belakang pekerjaan di sektor teknologi informasi dan komunikasi dan pelaku start-up (bagi pelamar dari masyarakat umum, termasuk penyandang disabilitas);
3. Berusia maksimal 45 tahun pada saat mendaftar;
4. Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 baik atas biaya sendiri maupun dari lembaga lain;
5. Mendapatkan izin pejabat yang berwenang;
6. Menyertakan surat rekomendasi dari pimpinan, dosen atau tokoh lain yang memiliki kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik (bagi Masyarakat Umum);
7. Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun;
8. Wajib kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan;
9. Lulusan Sarjana 1 (diprioritaskan) atau Diploma 4 dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,00 (dari skala 4,0);
10. Memiliki sertifikat TOEFL ITP dengan skor paling sedikit 530 atau TOEFL iBT 90 atau IELTS 6,5 (Bagi pelamar yang belum memiliki sertifikat TOEFL iBT/IELTS, dapat menyerahkan sertifikat TOEFL ITP untuk seleksi internal beasiswa Kementerian Kominfo.
Pelamar tetap harus memenuhi persyaratan Bahasa Inggris yang ditetapkan Mitra Perguruan Tinggi);
11. Pelamar wajib mendaftar ke perguruan tinggi untuk penerimaan bulan Agustus/September Tahun 2023 atau Januari/Februari Tahun 2024;
12. Memenuhi persyaratan khusus dari perguruan tinggi yang dituju;
13. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin sedang atau berat dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin paling kurang tingkat sedang dalam satu tahun terakhir (bagi PNS/anggota TNI/POLRI); dan
14. Memenuhi persyaratan penetapan tugas belajar sebagaimana dimaksud SE MENPAN RB Nomor 28 Tahun 2021 tentang Pengembangan Kompetensi Pegawai Negeri Sipil melalui Jalur Pendidikan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI).
Sementara itu, persyaratan khusus berlaku secara spesifik untuk negara tujuan dan perguruan tinggi tertentu, di mana terdapat perbedaan dalam setiap perguruan tinggi.
Adapun berkas pendaftaran yang harus diunggah pada saat pendaftaran ke website Beasiswa Kominfo yaitu sebagai berikut.
1. Scan KTP
2. Scan Paspor hijau bagi masyarakat umum dan Paspor biru bagi PNS (jika telah tersedia)
3. Salinan SK PNS (bagi PNS)
4. Salinan SK Pengangkatan atau Perjanjian Kontrak (bagi Karyawan Swasta) atau Portofolio (bagi Wirausaha atau Pendiri start-up)
5. Salinan Ijazah S1/D4
6. Salinan Transkrip Akademik S1/D4
7. Scan Sertifikat TOEFL/IELTS
8. Outline rencana tugas akhir maksimal 1 halaman (judul, latar belakang, tujuan, dan manfaat yang sesuai dengan program Transformasi Digitalisasi Nasional)
9. Surat Izin Atasan (bagi PNS/anggota TNI/POLRI sesuai dengan format lampiran III) atau Surat Rekomendasi dari pimpinan, tokoh kredibilitas di bidangnya dan mengenal pelamar dengan baik (bagi Masyarakat Umum sesuai dengan format lampiran IV).
Demikian informasi mengenai beasiswa S2 Kominfo 2023 yang dapat diikuti dengan melengkapi persyaratan umum, khusus, dan dokumen. **** (Kontributor: Fatimah Nuraini)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji