Momen Haru Evakuasi Kapolda Jambi Di Hutan Kerinci, Anak Buah Harus Diselamatkan Duluan

HARIANE JOGJA – Evakuasi Kapolda Jambi pasca insiden helikopter yang mendarat darurat di Hutan Kerinci menyisakan momen membekas bagi para tim yang terlibat.

Selama proses evakuasi, Kapolda Jambi disebut menolak untuk dibawa ke rumah sakit terlebih dahulu sebelum seluruh anggota yang juga menjadi korban diselamatkan.

Proses evakuasi Irjen. Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si membutuhkan waktu selama 48 jam dimulai dari 20 – 21 Februari 2023.

Upaya penyelamatan korban helikopter Kapolda Jambi yang harus mendarat darurat pada Minggu, 19 Februari 2023 itu terhambat oleh medan yang sulit dijangkau dan faktor cuaca buruk.

BACA JUGA:  Rekomendasi Event Jogja Terbaru Oktober 2023, Nonton Soegi Bornean Hanya Rp 3 Ribu Saja

Evakuasi Kapolda Jambi Dahulukan Anggota

Polda Jambi melalui laman Instagram @poldajambi merilis info terbaru proses evakuasi yang dilakukan pada Selasa, 21 Januari 2023.

Setelah proses evakuasi yang panjang, rombongan Kapolda Jambi yang mengalami peristiwa naas tersebut akhirnya berhasil dibawa keluar dari titik pendaratan darurat.

Skema evakuasi rombongan adalah dengan membawa terlebih dahulu dua penumpang yaitu Co. Pilot dan ADC Kapolda Jambi.

Kedua korban dilaporkan telah tiba di Bandara Sultan Thaha Jambi pada Selasa sore, kemudian dipindahkan dari helikopter ke ambulance untuk menuju Rumah Sakit Bhayangkara Jambi.

helikopter Kapolda Jambi
Upaya evakuasi korban helikopter jatuh di Jambi terkendala kabut. (Foto: Instagram/poldajambi)

Adapun kondisi korban lainnya yang sudah dievakuasi terlebih dahulu, yaitu Dir Reskrimum Polda Jambi dan Dir Polairud Polda Jambi masih dalam tindakan medis di Posko Kabupaten Merangin.

Anggota rombongan korban helikopter Kapolda Jambi lain yaitu kapten pilot dan mekanik helly sedang dalam proses pendaratan di Lapangan Koni Merangin.

Sementara itu, Kapolda Jambi dan Koorspripim Polda Jambi dievakuasi paling akhir.

Kabat terkini, Kapolda Jambi telah berhasil tiba di Bandara Sultan Thaha sekitar pukul 18.00 WIB yang selanjutnya dibawa ke RS Bhayangkara Jambi.

Alasan Kapolda Jambi dievakuasi paling akhir adalah karena mandat dari Rusdi Hartono sendiri.

Menurut pria yang baru dimutasi menjadi Kapolda Jambi pada Oktober 2022 lalu itu, evakuasi anggota harus didahulukan karena itu merupakan tanggung jawabnya.

BACA JUGA:  Sosialisasi Penerimaan Polri 2023 di Gunungkidul, Kapolda DIY: Ada yang Berani Kasih Jaminan, Masuk Sel
helikopter Kapolda Jambi
Proses evakuasi helikopter Kapolda Jambi yang jatuh di Hutan Kerinci 20 Februari 2023. (Foto: Instagram/@poldajambi)

“Evakuasi anggota duluan. Pastikan mereka baik-baik saja. Mereka tanggung jawab saya,” ungkap Kapolda Jambi yang diabadikan dalam unggahan Instagram Polda Jambi Selasa, 21 Februari 2023.

Momen ini menuai pujian dan komentar haru dari warganet.

Terimakasih bapak Kapolda sudah menjalankan tugas sebagai pemimpin dengan penuh tanggung jawab dan rendah hati. Cepat pulih bapak, semangat dan sukses selalu. Tuhan memberkati,” komentar akun @ruzchinaga_tarigan.

Salut dan hormat setinggi-tingginya untuk Bapak Kapolda Jambi, walaupun beliau cidera tapi beliau mengutamakan tanggung jawab,” tulis akun @asmara.fauzi.

Demikian informasi terkait proses evakuasi Kapolda Jambi yang menimbulkan momen haru. **** (Kontributor: Meilisa Jibrani)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com