Mengenal Prinsip Pareto Rule, Gunakan 4 Aturan Ini untuk Hidup Lebih Efektif

HARIANE JOGJA – Mengenal prinsip pareto rule yang sangat berguna untuk fokus dalam suatu kegiatan dengan persentase kecil namun hasil yang didapat maksimal.

Mengenal prinsip pareto rule dapat membantu orang-orang yang terlihat selalu bekerja tetapi tidak mendapatkan hasil yang maksimal.

Dalam mengenal prinsip pareto rule, orang akan dilatih untuk fokus dalam kegiatan-kegiatan yang memiliki usaha kecil namun dampak dari usaha tersebut menghasilkan banyak keuntungan.

Berdasarkan laman Binus University, prinsip pareto atau dikenal dengan rule 80/20 muncul pada abad ke-20 di Italia dan dipopulerkan oleh Vilfredo Pareto, seorang ahli Ekonomi Italia.

Rule 80/20 muncul akibat kajiannya terhadap kondisi sosial ekonomi di Italia pada kurun waktu tersebut.

Vilfredo Pareto menemukan bahwa terdapat 20% warga Italia yang mengontrol 80% dari ekonomi bangsa tersebut.

Melalui kanal YouTube-nya, Felicia Putri Tjiasaka menjelaskan bahwa ternyata terjadi ketimpangan hubungan antara input dan output yang bisa dimanfaatkan.

Mengenal prinsip pareto rule itu penting jika ingin menjadi orang yang efektif baik dalam pekerjaan atau kegiatan yang lain karena aturan ini menyatakan 20% usaha dan 80% hasil dari effort tersebut.

BACA JUGA:  Lirik dan Chords Piano All I Want For Christmas Is You oleh Mariah Carey untuk Natal 25 Desember 2022

Terdapat aspek yang dipakai dalam mengenal prinsip pareto rule, yakni sebagai berikut:

Prinsip Pareto
Rule 80/20 bisa dipakai di beberapa aspek kehidupan sehari-hari (Ilustrasi: Pixabay/ Geralt)

1. Produktivitas sehari-hari

Banyak orang yang bekerja selama 24 jam namun pekerjaannya tidak kunjung selesai. Hal ini karena sibuk dan produktivitas berbeda.

Sibuk belum tentu produktif dan sebaliknya, cobalah gunakan rule 80/20 sehingga waktu untuk bekerja sedikit namun optimal begitu juga hasil yang didapat juga maksimal.

Temukan 20% prioritas waktu bekerja dan mengeliminasi kegiatan yang kurang berdampak.

2. Produktivitas Mimpi

Seringkali punya banyak resolusi namun di akhir tahun tidak banyak yang tercapai. Hal ini tidak akan terjadi jika telah mengenal prinsip pareto rule.

Buatlah prioritas dengan metode SMART (Specific, Measurable, Achievable, Relevant, Timely).

a. Specific and Measurable: resolusi harus jelas dan dapat diukur contohnya ingin punya uang 10 juta di akhir tahun.

b. Achievable: mimpi tinggi namun harus realistis contoh ingin punya uang 10 juta di akhir tahun harus di imbangi dengan langkah-langkah mendapatkan target tersebut sehingga hal itu bisa terwujud.

c. Relevant: mimpi sejalan itu penting contoh jika uang 10 juta bisa terkumpul di akhir tahun maka akan digunakan untuk beli laptop.

d. Timely: dalam mewujudkan mimpi harus mempunyai deadline supaya semangat dalam mengejar resolusi tersebut.

Dari cara ini resolusi dan mimpi akan menjadi habit dan kebiasaan yang akan menjadi rutinitas.

3. Bisnis

Dalam bisnis tentunya prinsip pareto bisa digunakan untuk meningkatkan efektivitas dan customer relation perusahaan.

Pendapatan perusahaan sebesar 80% dari 20% pelanggan sedangkan komplain yang terjadi di perusahaan memiliki persentase yang sama dengan pendapatan perusahaan.

Sebesar 80% komplain dilakukan oleh 20% pelanggan sehingga jadi tugas perusahaan bagaimana memuaskan 20% customer agar persentase keluhan menurun.

4. Keuangan

Aturan ini juga membuktikan sekitar 80% penghasilan berasal dari 20% pekerjaan. Coba optimalkan persentase pekerjaan dan tingkatkan income.

Jangan menghabiskan waktu untuk pekerjaan yang tidak begitu ada hasil. Adapun contoh: setiap dapat income coba sisihkan 20% untuk ditabung dan 80% boleh digunakan untuk apa saja.

20% tabungan itu dapat berguna lebih baik daripada 80% income yang tidak ditabung di masa depan.

Walaupun rule 80/20 berguna untuk beberapa aspek di atas, tetapi prinsip ini juga memiliki kekurangan.

Kekurangan rule 80/20 sering dilupakan orang karena banyak yang salah paham jika tidak semua usaha hanya menggunakan 20% effort dan mendapatkan 80% hasil.

BACA JUGA:  5 Ciri Softboy yang Pintar Berkamuflase, Jangan Sampai Tertipu!

Intinya dalam pareto rule tidak diperkenankan untuk meminimalkan usaha namun untuk memusatkan usaha agar pekerjaan berdampak besar.

Jika fokus pada 20% usaha, 80% yang lain juga tidak boleh terbengkalai karena akan mempengaruhi keseluruhan hasil.

Penjelasan di atas merupakan aturan yang bisa membantu pekerjaan lebih efektif jika mengenal prinsip pareto rule. **** (Kontributor: Arina Asyifa Nida)

Baca artikel menarik lainnya di hariane.com