HARIANE JOGJA – Makna tema harlah 1 Abad NU adalah Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menyambut Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru.
Makna tema 1 Abad NU tersebut tak sekadar berbicara mengenai beberapa patah kata momental, melainkan juga penuh akan kedalaman filosofi yang berkesinambungan.
Adapun makna tema 1 Abad NU yang kerap digaungkan oleh Gus Yahya dalam sejumlah pemaparannya layak untuk diketahui dan dipahami, khususnya bagi para pengikut Nahdlatul Ulama.
Makna Tema Harlah 1 Abad NU dalam Perspektif Gus Yahya
Tema besar yang diangkat dalam Harlah 1 Abad NU kali ini adalah Mendigdayakan Nahdlatul Ulama Menyambut Abad Kedua, Menuju Kebangkitan Baru.
Dilansir dari kanal YouTube Santri 1926, KH. Yahya Cholil Staquf selaku Ketua Umum PBNU yang akrab disapa dengan Gus Yahya memberikan perspektifnya terkait makna tema harlah satu abad NU.
Kata mendigdayakan pada tema dimaknai sebagai suatu keinginan untuk membangun NU yang tidak hanya berdaya, tetapi juga digdaya.
Digdaya sendiri berarti sanggup mengemban peran dengan sungguh-sungguh serta menebar maslahat nyata demi mencapai masa depan kemasyarakatan yang lebih baik.
Hal tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk lingkup warga NU, melainkan juga menjunjung tinggi ruh kemanusiaan, bangsa, dan negara secara luas.
“Sebagai pengurus ya harus tanggung jawab mencarikan jalan keluar dari apapun yang dikeluhkan oleh warga,” ucap Gus Yahya dalam salah satu pemaparannya.
Gus Yahya menegaskan bahwa amanah ini tentu bukanlah sebuah pekerjaan yang mudah sehingga membutuhkan mental baja dalam proses perjuangannya.
Kemudian dilansir dari laman resmi NU, bagaimana momentum memasuki gerbang abad kedua oleh PBNU dapat dimaknai secara faktual maupun spiritual.
Pola pikir tersebut didasari pada salah satu hadits Rasulullah SAW yang membahas seputar adanya aktor pembaharuan atau mujadid setiap 1 abad alias 100 tahun sekali.
Terakhir, Gus Yahya juga menjelaskan perihal makna dari kalimat menuju kebangkitan baru yang ada dalam tema. Menurut Gus Yahya, berdirinya NU merupakan fenomena kebangkitan.
Kelahiran sebuah organisasi ulama seperti NU dianggap sebagai suatu bidah besar sebab belum pernah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Sehingga secara absolut, NU dapat dikatakan menjadi organisasi ulama pertama kali sepanjang sejarah. Dan pada tahun 2023 ini NU akan menjemput kebangkitannya yang kedua.
Demikian beberapa penjelasan mengenai makna tema harlah 1 Abad NU menurut Gus Yahya. **** (Kontributor: Irena Dyah Kristina)
Baca artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji