Larangan Merayakan Hari Valentine Berlaku di 6 Negara Ini, Indonesia Termasuk?

HARIANE JOGJA – Larangan merayakan Hari Valentine yang digemakan di beberapa negara menjadi alasan mengapa hari spesial tersebut tidak termasuk dalam perayaan internasional.

Larangan Hari Kasih Sayang pada beberapa negara ini umumnya karena dianggap terlalu mengadaptasi budaya Barat yang tidak seharusnya dirayakan di negaranya.

Merayakan Hari Valentine 2023 di beberapa negara ini bahkan dianggap melanggar hukum yang mengakibatkan seseorang bisa dipidana jika melanggar.

Ada 6 negara yang melarang warganya merayakan Hari Valentine secara nasional, baik yang disampaikan pemerintah secara resmi disertai peraturan hukum maupun yang tidak.

BACA JUGA:  Jadwal Lengkap Perayaan Peh Cun Yogyakarta 2023, Berlangsung Selama 2 Hari

Daftar 6 Negara yang Memiliki Larangan merayakan Hari Valentine Secara Nasional

ucapan valentine bahasa inggris
Valentine ternyata dilarang dirayakan di beberapa negara. (Ilustrasi: Pexels/Alleksana)

Meski hampir di seluruh negara memperingati Hari Valentine, ternyata ada 6 negara yang tidak turut merayakannya lantaran perbedaan budaya.

Berikut daftar keenam negara tersebut seperti dirangkum dari laman Archyde.

1. Malaysia

Pada tahun 2005, Dewan Fatwa Malaysia mengeluarkan fatwa menentang Hari Valentine. Tak hanya itu, pada tahun 2011, diketahui beberapa orang asing yang merayakan Hari Valentine ditangkap dan dideportasi.

2. Iran

Perayaan Hari Valentine juga dilarang di negara Iran. Mulai dari simbol, barang dagangan khusus di toko-toko, hingga semua kegiatan yang berkaitan dengan Hari Valentine resmi dilarang di negara tersebut.

BACA JUGA:  15 Ucapan Valentine Bahasa Inggris Lengkap dengan Artinya

3. Pakistan

larangan merayakan Hari Valentine
Larangan merayakan Hari Valentine umumnya dikeluarkan karena perberdaan budaya. (Ilustrasi: Twitter/@HUMAYUN74570147)

Pada tahun 2016, Presiden Mamnoon Hussain mengimbau kepada warga Pakistan untuk tidak merayakan Hari Valentine.

Sejak saat itu pula, tahun demi tahun dilewati tanpa ada tanda-tanda Hari Valentine yang diperingati tiap tanggal 14 Februari.

4. Indonesia

Indonesia termasuk dalam salah satu negara yang memiliki larangan Hari Kasih Sayang lantaran dianggap mempromosikan seks pranikah dan konsumsi alkohol yang sangat bertentangan dengan ajaran Islam yang dianut mayoritas warga Indonesia.

Dilansir dari portal berita resmi Pemerintah Kota Depok, Disdik Kota Depok mengeluarkan Surat Edaran 421/690/Sekret-2023 pada 9 Februari 2032 tentang Larangan Merayakan Hari Valentine bagi Pelajar.

Tujuannya adalah untuk menjaga peserta didik dari kegiatan yang tidak sesuai dengan norma agama, sosial, dan budaya.

Meski demikian, tidak ada aturan hukum resmi yang mengatur tentang larangan merayakan Hari Valentine dan pidana jika melanggarnya.

Selain itu, penjualan barang-barang dan bisnis yang berkaitan dengan Valentine juga tak dilarang di Indonesia.

5. Uzbekistan

Larangan Hari Kasih Sayang di Uzbekistan dimulai pada 2012, yang diganti dengan imbauan agar warga merayakan hari ulang tahun pahlawan negara, Babur alih-alih Hari Valentine.

Meski demikian, merayakan Hari Valentine 2023 tidak dilarang secara hukum di negara Uzbekistan.

BACA JUGA:  Hari Radio Sedunia 2023 Diperingati 13 Februari, Berikut Tema untuk Tahun ini

6. India

larangan merayakan Hari Valentine
India menetapkan 14 Februari sebagai Hari Pelukan Sapi, bukan Valentine. (Ilustrasi: Twitter/@mrwtffacts)

Dilansir dari The Guardian, Pemerintah India mengimbau warga untuk memeluk sapi alih-alih ikut merayakan tradisi Hari Valentine 2023.

Bahkan, 14 Februari dinyatakan sebagai Hari Pelukan Sapi (Cow Hug Day), di mana sapi adalah hewan suci dalam agama Hindu (agama mayoritas di India) dan dianggap hewan suci di seluruh negeri.

Menurut pernyataan pemerintah India, memeluk sapi dapat membawa kekayaan emosional dan meningkatkan kebahagiaan individu dan kolektif.

Pendeklarasian Hari Pelukan Sapi ini dimaksudkan untuk mengimbangi pesona peradaban Barat seperti Valentine yang menurut pemerintah datang dengan mengorbankan tradisi India yang lebih tua.

Meski larangan merayakan Hari Valentine berlaku di beberapa negara tersebut, perayaan ini disambut dengan sangat antusias secara global. Bahkan, beberapa negara menjadikannya sebagai salah satu hari libur nasional. **** (Kontributor: Eni Damayanti)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com