HARIANE JOGJA – Dalam ilmu psikologi, tipe kepribadian DISC merupakan salah satu indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui pola perilaku, karakter, serta kebiasaan seseorang dalam kehidupan bermasyarakat.
Tipe kepribadian DISC yang disusun oleh Dr. William Moulton Marston, seorang psikolog dari Universitas Harvard, ini terdiri dari empat jenis, yaitu dominance (dominan), influence (intim), steadiness (stabil), dan compliance (cermat).
Mengetahui tipe kepribadian DISC memberikan manfaat tersendiri seperti dapat menentukan karir sesuai dengan keunikan seseorang, memahami kelemahan dan kekuatan dalam diri, hingga bekal untuk merencanakan masa depan yang lebih baik.
Tipe Kepribadian DISC
Berikut merupakan beberapa penjelasan mengenai empat tipe kepribadian DISC, dikutip dari kanal YouTube Kurniasari Ariningsih.
1. Dominance (Dominan)

Tipe kepribadian DISC yang pertama adalah dominance atau dominan. Tipe ini cenderung cepat mengambil keputusan, memiliki keinginan keras untuk mencapai sesuatu, menyukai penjelasan yang langsung ke inti pembahasan, serta lebih senang bekerja sendiri.
Tipe dominance memiliki kelebihan dalam efisiensi penyelesaian masalah dan pekerjaan secara lebih baik, namun kelemahannya adalah terkadang kurang memikirkan perasaan orang lain, senang memerintah, keras kepala, hingga tergesa-gesa dalam membuat suatu keputusan.
Pekerjaan yang disarankan bagi seseorang dengan tipe dominance adalah politikus, pengacara, CEO, direktur, pengusaha, dan sutradara.
2. Influence (Intim)

Tipe kepribadian DISC kedua yaitu influence atau intim. Tipe ini biasanya senang bekerja sama, memiliki banyak teman, mengedepankan popularitas, berjiwa antusias dan ekspresif, serta membutuhkan pengakuan dari orang lain.
Tipe influence seringkali pandai berkomunikasi, adaptif dengan lingkungan sekitar, serta ceria dengan rasa ingin tahu yang tinggi. Namun di sisi lain mereka tidak menyukai penolakan dari orang lain, ceroboh, hingga cenderung kurang teliti karena senang multi-tasking.
Pekerjaan yang sesuai dengan tipe influence di antaranya adalah pembawa acara, motivator, public relation, YouTuber, artis, guru, influencer, dan marketing.
3. Steadiness (Stabil)

Tipe kepribadian selanjutnya yaitu steadiness atau stabil. Tipe ini memiliki sifat simpatik, sabar, ramah, konsisten, mengutamakan keteraturan, serta kerap menghindari konflik karena tidak menyukai suatu perdebatan alias cinta damai.
Tipe steadiness adalah pribadi yang memiliki empati tinggi, tenang, dan berorientasi pada ketuntasan suatu tugas, alih-alih kecepatan. Sedangkan kekurangannya adalah cenderung tidak punya prinsip, kaku, serta terbiasa dalam zona nyaman sehingga menolak perubahan.
Adapun pekerjaan yang disarankan bagi tipe steadiness yaitu karyawan kantor, pegawai di bidang administrasi atau bank, pramugari, dokter, HRD, maupun perawat.
4. Compliance (Cermat)

Tipe kepribadian DISC yang terakhir adalah compliance atau cermat. Tipe ini patuh dan menyukai peraturan yang jelas, berorientasi pada detail, serta kurang senang melakukan interaksi sosial dalam waktu lama.
Tipe compliance cenderung idelis, analitis, hati-hati, teliti, sistematis, perfeksionis serta suka berpikir kritis dan mendalam. Namun di sisi lain mereka seringkali ragu untuk mengambil risiko, menuntut kesempurnaan, kurang fleksibel, hingga lebih sulit bekerja di bawah tekanan.
Pekerjaan yang disarankan bagi seseorang dengan tipe compliance adalah peneliti, arsitek, pilot, analis data, programmer, dan teknisi.
Itulah beberapa penjelasan mengenai empat tipe kepribadian DISC yang dapat menjadi indikator untuk mengenali karakteristik seseorang.**** (Kontributor: Irena Dyah Kristina)
Baca artikel menarik lainnya di hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji