Kemkominfo Dorong Promosi Komunitas di Media Sosial, Optimasi Potensi Banyaknya Jumlah Pengguna di Indonesia

HARIANE – Melihat jumlah pengguna media sosial di Indonesia yang cukup tinggi, Kemkominfo menilai pemanfaatannya wajib dilakukan.

Pasalnya, komunitas disebut perlu untuk melakukan promosi itu untuk eksistensi.

Diketahui, pengguna media sosial di Indonesia hingga Januari 2023 tercatat sekitar 167 juta.

Hal itu menjadi pokok bahasan dalam program chip in Kemkominfo pada Minggu, 4 Juni 2023 malam.

Kegiatan yang digelar di Lapangan Timbulharjo, Sewon, Kabupaten Bantul itu menghadirkan sejumlah narasumber talkshow.

BACA JUGA:  Banjir Informasi Jelang Pemilu 2024, Kemkominfo Genjot Literasi Digital Masyarakat

Ketua Badan Promosi Wisata Daerah DIY, GKR Bendara mengakui di Jogja banyak komunitas yang menjadi besar karena media sosial.

Komunitas-komunitas itu memanfaatkan ruang digital untuk mensosialisasikan program dan kegiatan mereka.

Hal ini tentu saja mengundang reaksi positif dari masyarakat yang kemudian secara tidak langsung memberikan dukungan terhadap komunitas.

Namun, penggunaan medsos menurutnya memang harus jeli dan berhati-hati agar terhindar dari risiko buruknya.

Selain itu agar lebih efektif, maka pengguna medsos juga harus bisa menyesuaikan dengan calon relasi onlinenya.

“Akun medsos itu karena official maka kata-katanya sedikit kaku, tapi tetap disesuaikan agar lebih ringan dan mudah dicerna oleh netizen,” sebutnya dihadapan ribuan warga.

Hal itu diamini oleh Ketua Presidium Mafindo, Septiaji Eko yang juga menjadi salah satu narasumber talkshow.

Menurutnya, netizen Indonesia terkenal cukup tengil, bahkan se-Asia Tenggara.

Sehingga pemanfaatan media sosial ini harus efektif dan berhati-hati. Terlebih lagi menurutnya Indonesia memiliki norma-norma dalam Pancasila.

Admin