Kementerian Kominfo dan Karang Taruna DIY Beri Edukasi Peluang Ekonomi Digital

HARIANE – Kementerian Kominfo melalui berbagai program berupaya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait peluang di ruang digital.

Diakui peluang ekonomi dalam ranah ini masih cukup terbuka khususnya bagi kaum muda yang dinilai mampu menangkap potensinya.

Upaya ini kemudian dilakukan oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) bersama Karang taruna DIY dengan menggelar beberapa kegiatan.

Salah satunya adalah talkshow bertajuk ‘Peluang Profesi Cuan di Ruang Digital’ yang akan diselenggarakan di Bale Kalurahan Banyuraden pada Jumat, 19 Mei 2023.

Ketua Karang Taruna DIY, GKR Hayu mengatakan DIY merupakan wilayah dengan pengguna internet aktif tertinggi kedua di Indonesia, yaitu mencapai lebih dari 74% dari sekitar 3,6 juta penduduk.

BACA JUGA:  8 Rekomendasi City Light di Kota Jogja, Cocok untuk Healing hingga Wisata Malam yang Romantis

Bahkan DIY memiliki indeks literasi digital tertinggi se-Indonesia, yaitu mencapai skor 3,71, bersaing ketat dengan DKI Jakarta dan Jawa Barat.

“Ini menunjukkan tingginya kualitas SDM di DIY yang berkorelasi positif dengan penggunaan teknologi digital,” sebutnya.

Namun begitu, menurutnya upaya untuk meningkatkan kapasitas warga DIY untuk menangkap peluang di ruang digital masih sangat perlu untuk dilakukan.

Sehingga kerjasama yang tengah dia jalin dengan Kementerian Kominfo ini dapat dioptimalisasi untuk mendorong pemanfaatan ruang digital tersebut.

Kemeterian Kominfo dan Karang Taruna DIY
Ketua Karang taruna DIY, GKR Hayu. (Foto: Dok KT DIY)

Setali tiga uang, hal tersebut diamini oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Sleman, Samirin.

“Literasi digital tidak hanya upaya edukasi yang dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda Indonesia,” katanya di Sleman.

Menurutnya, literasi digital dapat dipahami melalui prinsip empat pilar yang gencar disosialisasikan oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika.

BACA JUGA:  Festival NAMM 2023 di LA, 6 Produsen Alat Musik Indonesia Ikut Pameran

“Empat pilar itu adalah kecakapan digital, budaya digital, etika digital, dan keamanan digital,” ujarnya.

Kegiatan talkshow sekaligus temu kangen Karang taruna Kabupaten Sleman ini diharapkan menjawab kegelisahan anggotanya yang mungkin masih mencari informasi dan peluang kerja secara digital.

“Maka kami mengundang ribuan anggota Karang Taruna se-Sleman untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar bersama sembari temu kangen,” tandasnya.

Acara tersebut akan dihadiri oleh GKR Hemas, Bupati Sleman, Ketua Karang Taruna DIY, dan anggota Karang Taruna Kabupaten Sleman.

Selain itu juga menghadirkan narasumber diantaranya Senior Advisor Ruang 412 Muhammad Hafidullah, CEO Berdigital A.M. Bayhaqi, serta dari Dinas Komunikasi dan Informasi Sleman, Sulistiyono. ****