Terkait Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, PT Pertamina Lakukan 2 Langkah ini

HARIANE JOGJA – Terkait insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang pada Jumat 3 Maret 2023, PT Pertamina (Persero) lakukan gerak cepat dengan fokus penanganan dan back up suplai BBM.

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang terjadi di Jl. Inspeksi Kali Sunter No.Kav. 45-46, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara pada pukul 20.20 WIB.

Depo Pertamina Plumpang merupakan salah satu integrated terminal yang dimiliki oleh Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam bidang gas dan minyak bumi untuk wilayah Jakarta.

BACA JUGA:  Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Dirut Pertamina: Akan Berikan yang Terbaik Bagi Masyarakat Terdampak

Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati, secara tegas mengungkapkan keseriusannya dalam memberikan penanganan terkait insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

“Pertamina akan memberikan penanganan yang terbaik bagi masyarakat terdampak. Kami turut prihatin dan permohonan maaf atas kejadian ini,” tuturnya.

2 Langkah Gerak Cepat PT Pertamina (Persero) dalam Penanganan Kebakaran Depo Pertamina Plumpang

Melalui rilis resminya, ada dua poin utama gerak cepat yang dilakukan PT Pertamina (Persero) dalam menangani insiden Kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

1. Fokus Pemadaman di Integrated Terminal Jakarta

Api yang menggerus Integrated Terminal Jakarta atau Depo Pertamina Plumpang pada kemarin petang dikabarkan telah padam beberapa jam setelah kebakaran pertama kali diketahui, yakni pada pukul 02.21 WIB.

Dalam upaya pemadaman itu Pertamina bekerja sama dengan pihak terkait, salah satunya dengan petugas pemadam kebakaran dan pihak-pihak lainnya dengan sebanyak 52 unit Damkar wilayah gabungan yang dikerahkan.

31 unit Jakarta Utara, 6 unit Jakarta Pusat, 3 unit Jakarta Barat, 3 unit Jakarta Selatan, 4 unit Jakarta Timur, dan 5 unit Dinas Gulkarmat serta 260 personel Damkar DKI.

Dilaporkan terdapat korban jiwa sebanyak 13 orang (10 orang dewasa dan 3 anak-anak) serta korban luka-luka sebanyak 49 orang (46 orang dewasa, 3 orang anak-anak).

2. Memprioritaskan Evakuasi Warga Sekitar dan Pekerja

Evakuasi korban meliputi warga sekitar lokasi depo dan pekerja ke area yang lebih aman menjadi langkah yang masih berlanjut hingga saat ini.

Seperti yang diketahui bahwa lokasi Depo Pertamina Plumpang dekat dengan pemukiman warga. Hingga saat ini kurang lebih sebanyak 600 jiwa yang sudah dievakuasi.

Berdasarkan keterangan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu, 4 Maret 2023 terdapat beberapa lokasi yang telah disiapkan untuk pengungsian.

Di antaranya Kantor Walikota Adm. Jakarta Utara, RPTRA, GOR, Kantor Kec. Koja, Kantor PMI Jakarta Utara, hingga kantor RW sudah disiapkan posko pengungsian bagi warga yang terdampak.

Dalam rilis terbarunya Pertamina telah menyalurkan bantuan ke empat titik lokasi yakni Posko Koramil, Kantor Lurah Tugu Selatan, RPTRA Rasela Rawa badak dan Puskesmas Kantor Kelurahan Rawa Badak Selatan.

BACA JUGA:  Depo Pertamina Plumpang Terbakar, Erick Thohir: Saya Akan Kawal Hingga Tuntas

Bantuan yang disalurkan untuk para korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang ini meliputi air mineral, makanan, snack, kasur, selimut dan masker. **** (Kontributor: Rema Emiliana)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com