HARIANE JOGJA – Sebuah jembatan gantung di India ambruk kedua kalinya pada Minggu, 4 Juni 2023 saat sedang dibangun di atas Sungai Gangga.
Jembatan ambruk di India ini merupakan infrastruktur empat jalur yang sudah mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya dalam setahun, menimbulkan pertanyaan tentang kualitas jembatan tersebut.
Dilansir dari Reuters, jembatan gantung di India ambruk ini pertama kali ambruk pada April 2022 karena angin kencang dan hujan.
Jembatan ambruk kedua kalinya ini dibangun di atas Sungai Gangga di Distrik Bhalgapur, Negara Bagian Bihar, India Timur.
Kronologi Jembatan Gantung di India ambruk kedua kalinya
Dalam video yang ditayangkan NY Post, terlihat bahwa kedua sisi jembatan ambruk secara bersamaan ke dalam Sungai Gangga sehingga mengakibatkan kepulan debu dan riak air.
Dari kejadian tersebut yang tersisa dari jembatan gantung hanyalah tiang kabel yang menjuntai yang menunjukkan keberadaan jembatan tersebut.
Dalam video terlihat orang-orang berteriak saat jembatan jatuh dan berlari untuk menyelamatkan korban yang terlibat.
Saat kejadian tersebut ada 8 orang korban yang berada di jembatan saat ambruk. Satu orang penjaga masih dinyatakan hilang.
“Kami telah melakukan penyilidikan dan saya telah melaporkan insiden tersebut kepada kepala pemerintahan distrik,” kata Wakil Kepala Pemerintahan Distrik Amit Raj.
Kepala Menteri Bihar Nitish Kumar juga menegaskan akan mengambil tindakan tegas akan insiden jembatan ambruk tersebut.
“Jembatan tersebut tidak dibangun dengan benar, sehingga jatuh. Jembatan tersebut seharusnya dibangun lebih kuat,” kata Nitish Kumar.
Jembatan gantung di India ambruk ini diketahui dibangun oleh perushaan swasta yang tidak disebutkan namanya dengan nilai proyek sekitar $208 juta Dolar.
Insiden jembatan ambruk di India bukanlah peristiwa pertama kali di India. Pada Oktober lalu jembatan gantung di kota Morbi, Negara Bagian Gujarat jatuh ke dalam Sungai Machchhu di bawahnya dan menewaskan 135 orang.
Padahal, jembatan tersebut baru saja dibuka setelah perbaikan selama berbulan-bulan.
Insiden terkait dengan kualitas konstruksi yang buruk di India sering terjadi. Perusahaan konstruksi sering mengambil jalan pintas untuk menggunakan bahan murah dalam konstruksi.
Dilansir dari Insider, pada 2016 jembatan layang di Kolkata, salah satu kota terpadat di India jatuh dan menyebabkan sekitar 80 orang menjadi korban dalam insiden tersebut.
Pada Januari 2023, sebuah bangunan apartemen di Kota Utara Lucknow, India runtuh yang menewaskan dua orang dalam insiden tersebut. Ditemukan bahawa bangunan apartemen tersebut dibangu secara ilegal.
Demikian info soal kejadian jembatan gantung di India ambruk kedua kalinya. **** (Kontributor 6 : Dyah Ayu Mulyo)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Kontributor 6
-
Dyah Ayu
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026