Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo Bantul, Diinisiasi Kelompok Pemuda Gandeng Semua Calon

HARIANE – Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul digelar Minggu, 11 September 2022.

Ratusan warga ikut dalam rangkaian Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo yang dihadiri pula oleh masing-masing calon lurah yang akan berlaga pada Pilurdes serentak 25 September mendatang.

Koordinator kegiatan, Irvantoro Aziz mengatakan Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo dilakukan sebagai bentuk harapan terselenggaranya pemilihan lurah yang damai di wilayahnya.

BACA JUGA:  Bagaimana Cara Periksa Kesehatan di Puskesmas ? Begini 2 Syarat Mudah dan Alur Layanan di Bantul

Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo

Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo itu diawali dengan senam sehat, dan pertunjukan kesenian.

Sebelum para calon lurah ini menandatangani kesepakatan Pilurdes damai, disampaikan juga orasi anak yang banyak menyinggung tentang harapan generasi muda terhadap kemajuan Kalurahan Jatimulyo.

“Ini harapan bersama, sehingga kami meminta komitmen dari para calon, tim, dan pendukung untuk menjaga kesatuan dan kerukunan di Kalurahan kami ini,” ungkapnya.

Pilurdes Bantul serentak ini setidaknya akan digelar di 21 dari 75 kalurahan yang ada.

BACA JUGA:  Angkringan Jogja Terkenal di Wijilan, Berdiri Sejak 15 Tahun yang Lalu

Deklarasi Pilurdes Damai di Jatimulyo
(foto: Pemuda Gumbregah)

Bahkan posisi bakal calon dalam Pilurdes Bantul 2022 ini telah terisi baik dari petahana maupun bakal calon lainnya.

Termasuk salah satunya di Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul yang kini diisi oleh empat bakal calon lurah.

Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih saat menghadiri Deklarasi Damai Pemilihan Lurah Jatimulyo, mewanti-wanti agar semua calon lurah harus menyiapkan mental.

“Atine ditata, aja nganti ana sing kalah le susah sedih kebablasan (Hatinya ditata, jangan sampai ada yang kalah, susah dan sedihnya berlebihan),” ucapnya dihadapan warga yang hadir.

Dalam kegiatan yang digelar di Kompleks Balai Dusun Dungdayak itu, Halim juga menyebut jika kekalahan dalam pesta demokrasi itu hal yang lumrah.

Selain itu, dalam Pilurdes Bantul 2022 nanti, pihaknya berharap kepada masyarakat agar mendukung program siapapun calon yang menang dalam pemilihan.

Namun, masyarakat juga harus menghormati dan menghargai calon yang kalah.

BACA JUGA:  Jadwal Pertandingan PSS Sleman September 2022, 2 Laga Menarik di Kandang Tanpa BCS

Hal ini lantaran calon yang kalah itu menurutnya juga berjasa dalam membangun demokrasi di tengah-tengah masyarakat.

“Saya mengapresiasi Pemuda Gumbregah Jatimulyo yang telah menginisiasi deklarasi damai pemilihan lurah ini,” imbuhnya.

Halim menambahkan, keberadaan kelompok anak muda yang berinisiatif untuk menggelar kegiatan positif itu cukup melegakan.

Namun begitu, langkah pemuda dan masyarakat ini harus dilanjutkan pasca Pilurdes Bantul 2022.

Dimana harus fokus pada program-program sosial kemasyarakatan.

“Saya berharap Jatimulyo ini jadi teladan demokrasi yang dewasa, damai, dan penuh persahabatan,” pungkasnya.

Diketahui, penyelenggaraan Pilurdes Bantul 2022 ini menjadi tanggung jawab pemerintah masing-masing kalurahan.

Sementara itu, tanggungjawab pelaksanaannya adalah Badan Musyawarah Kalurahan (Bamuskal).****

Baca artikel terkait di hariane.com: Jelang Pilurdes Bantul 2022, Begini Pesan Menarik Bupati Halim di Jatimulyo