HARIANEJOGJA – Dampak fenomena full moon 6 Januari 2023 yang merupakan bulan purnama pertama di tahun 2023, akan dirasakan oleh beberapa wilayah di Indonesia.
Dampak fenomena full moon 6 Januari 2023 yang didasarkan pada laman Edukasi Sains Antariksa, akan terjadi ketika posisi matahari, bumi, dan bulan berada dalam satu garis, jika diamati dari atas bidang ekliptika.
Dampak fenomena full moon 6 Januari 2023 atau yang dikenal dengan sebutan wolf moon juga menandakan purnama usainya perayaan Yule atau puncak musim dingin di Amerika.
Dampak Fenomena Full Moon 6 Januari 2023 di Indonesia

Dilansir dari press release Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), fenomena full moon 6 Januari 2023 berpotensi meningkatkan ketinggian pasang air laut maksimum.
Pantauan data water level dan prediksi pasang surut BMKG memperkirakan adanya potensi banjir pesisir (rob) yang akan terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Berikut 17 wilayah yang berpotensi mengalami banjir rob:
1. Pesisir Sumatera Barat
2. Pesisir Bengkulu
3. Pesisir Kepulauan Riau
4. Pesisir Banten
5. Pesisir utara DKI Jakarta
6. Pesisir Jawa Barat
7. Pesisir Jawa Tengah
8. Pesisir Jawa Timur
9. Pesisir Nusa Tenggara Barat (NTB)
10. Pesisir Nusa Tenggara Timur (NTT)
11. Pesisir Kalimantan Barat
12. Pesisir Kalimantan Tengah
13. Pesisir Sulawesi Utara
14. Pesisir Sulawesi Selatan
15. Pesisir Maluku Utara
16. Pesisir Maluku
17. Pesisir Papua Selatan
Potensi banjir rob akibat dampak fenomena full moon 6 Januari 2023 ini diperkirakan BMKG akan terjadi pada waktu yang berbeda di tiap wilayah. Berikut daftar lokasi dan waktu potensi terjadinya banjir rob:
1. Pesisir Sumatera Barat (pesisir pantai Padang, kabupaten pesisir selatan Sumatera Barat) : 6 – 7 Januari 2023
2. Pesisir Bengkulu : 6- 7 Januari 2023
3. Pesisir Kep. Riau (pesisir pantai Karimun) : 1 – 10 Januari 2023
4. Pesisir Kep. Riau (pesisir Batu Ampar) : 5 – 10 Januari 2023
5. Pesisir Kep. Riau (pesisir Tanjung Uban) : 9 – 10 Januari 2023
6. Pesisir Banten : 1 – 5 Januari 2023
7. Pesisir utara DKI Jakarta : 3 – 10 Januari 2023
8. Pesisir utara Jawa Tengah : 6 – 15 Januari 2023
9. Pesisir selatan Jawa Tengah : 4 – 11 Januari 2023
10. Pesisir Jawa Timur : 5 – 9 Januari 2023
11. Pesisir NTB : 5 – 8 Januari 2023
12. Pesisir Kalimantan Barat : 6 – 10 Januari 2023
13. Pesisir Kalimantan Tengah : 8 – 10 Januari 2023
14. Pesisir Sulawesi Utara (pesisir utara hingga timur Kep. Talaud dan bagian barat serta timur Kep. Sangihe) : 1 – 6 Januari 2023
15. Pesisir Sulawesi Selatan : 6 – 8 Januari 2023
16. Pesisir Maluku Utara (pesisir utara Kep. Halmahera) : 7 – 9 Januari 2023
17. Pesisir Maluku (pulau Buru, kota Ambon, Kep. Lease, Seram bagian timur, kota Tual, Kep. Aru, Kep. Tanimbar, Seram bagian Barat, dan pulau Banda) : 1 – 10 Januari 2023
18. Pesisir Papua Selatan (Merauke) : 1 – 7 Januari 2023
Disampaikan bahwa banjir rob tersebut akan berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti bongkar muat barang di pelabuhan, aktivitas masyarakat di permukiman pesisir, tambak garam, dan perikanan darat.
Terkait hal ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada untuk mengantisipasi dampak yang timbul dari pasang air laut maksimum.
Demikian informasi mengenai dampak fenomena full moon 6 Januari 2023 yang berpotensi mengakibatkan banjir rob di sejumlah wilayah. **** (Kontributor: Kartika Puspita Dewi)


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026