HARIANE JOGJA – Jogja Fashion Carnival 2023 mengundang para pelaku seni untuk ikut menjadi peserta di parade yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 26 Agutus 2023 di Jl. Malioboro.
Jogja Fashion Carnival adalah karnaval busana terbesar di Jogja yang menjadi acara tahunan dan bisa dinikmati oleh wisatawan lokal maupun internasional.
Bagi yang tertarik untuk menjadi peserta karnaval JFC 2023, ada serangkaian syarat yang harus dipenuhi dan pendaftaran akan ditutup pada 8 Juli 2023.
Tema Jogja Fashion Carnival 2023 dan Syarat Pendaftarannya
Dicuplik dari Instagram Jogja Fashion Carnaval, tahun ini acara mengusung tema Titis Ginaris Sunar Binabar yang terinspirasi dari sumbu filosofi di wilayah Daerah Istimewa Jogjakarta.
Acara ini juga memiliki tiga sub tema yaitu Giri merujuk pada potensi budaya, mitos, dan alam dengan rujukan Gunung Merapi. Gandari merujuk pada bangunan, sejarah, dan mitos dengan rujukan Alun-alun dan Tugu Jogja. Gisik merujuk pada mitos dan alam dengan rujukan Pantai Parangtritis sebagai sumbernya.

Syarat daftar peserta Jogja Fashion Carnival tahun ini yaitu:
a. Kelompok/Komunitas/Pegiat/Penggiat fashion carnival
b. Terbuka untuk umum Jogja dan sekitarnya
c. Calon peserta mengirimkan proposal yang berisikan:
1. Portofolio (Nama kelompok, kegiatan, kontak, foto karnaval yang pernah dibuat/diikuti)
2. Konsep desain busana 3 ikon utama beserta narasi konsep sesuai dengan sub tema yang tercantum di atas (masing-masing satu), ikon merupakan busana karnaval
3. Desain boleh manual/digital
4. Wajib follow Instagram: Jogjafashioncarnival, bukti follow di-screenshot dan dilampirkan ke dalam proposal
5. Proposal dibuat semenarik mungkin dengan sampul yang bertuliskan Peserta JOGJA FASHION CARNIVAL 2023
6. Peserta mengirimkan semua berkas tersebut dengan format pdf ke alamat email: jogjafashioncarnival@gmail.com, rosantobima@gmail.com atau via WA ke 087737789602, dengan subjek: #PESERTAJFC2023_NAMA KELOMPOK

7. Peserta terpilih akan diumumkan di medsos Instagram: @Jogjafashioncarnival dan Whatssapp
8. Pendaftaran peserta gratis
9. Batas pengumpulan proposal adalah: Sabtu, 8 Juli 2023
10. Pengumuman peserta adalah: Senin, 10 Juli 2023
Ketentuan Peserta Jogja Fashion Carnival 2023
Panitia akan memilih 15 kelompok peserta JFC 2023 yang nantinya akan dibagi menjadi 3 kelompok sesuai dengan sub tema, yaitu dengan ketentuan sebagai berikut:
a) 5 kelompok subtema Giri, 5 kelompok subtema Gandari, dan 5 kelompok subtema Gisik. (akan ditentukan oleh Pendamping setelah pertemuan peserta terpilih).
b) Masing-masing kelompok membuat 2 kostum Ikon dengan presentase bahan 75% bahan kain lurik ATBM (warna bebas) + 25% bahan lain.
c) 17 Kostum pendamping Ikon boleh menggunakan bahan lain namun harus tetap ada unsur luriknya agar sesuai dengan 2 kostum Ikon yang dibuat.
d) Tidak diperbolehkan menggunakan kain printing lurik untuk 2 Ikon utama.
e) Kostum BUKAN RECYCLE
f) Dilarang menggunakan alat dapur atau daur ulang sampah, dan lainnya.
g) Kostum megah sesuai tema dan subtema.
h) Usia peraga kostum adalah: 12 – 50 tahun.
Bagi peserta yang terpilih akan diberi dana subsidi sebesar Rp 10 juta dipotong pajak per kelompok. Sedangkan pemenang akan mendapatkan piala, piagam, dan uang pembinaan.
Jogja Fashion Carnival 2023 diharapkan sebagai salah satu penarik wisatawan di Jogjakarta dan penyumbang pendapatan daerah. **** (Kontributor: Yuliana)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Kontributor 11
-
Dyah Ayu
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026