HARIANE JOGJA – Rekomendasi ide lomba 17 Agustus unik dan lucu di bawah ini cocok dilakukan oleh segala usia, mulai anak kecil hingga orang dewasa.
Setiap tahun pada tanggal ini hampir seluruh lapisan masyarakat Indonesia merayakan hari kemerdekaan nasional yang dimeriahkan dengan mengadakan upacara, slametan, dan perlombaan.
Dilansir dari laman resmi Kemensetneg, pemerintah telah resmi menyatakan PPKM berhenti per akhir tahun 2022 sehingga ruang gerak masyarakat untuk beraktivitas kembali terbuka.
Sehingga setelah melewati masa tanggap darurat pandemi Covid-19 selama hampir dua tahun, kini masyarakat diperbolehkan untuk mengadakan acara berkumpul dengan banyak orang dalam suatu tempat.
Hal ini tentunya membuat perayaan kemerdekaan kembali semarak dan tak sedikit orang yang merasa antusias dalam menyiapkan ide lomba 17 Agustus.
6 Rekomendasi Ide Lomba 17 Agustus dalam Rangka HUT RI yang ke-78

1. Lomba Lato-lato
Permainan jadul yang kembali eksis ini dapat dijadikan perlombaan dengan menantang siapa yang bertahan paling lama dalam mengayunkan mainan tersebut.
Gunakan sistem gugur sehingga pemain yang luput atau gagal otomatis kalah dan tidak bisa mengulang dari awal.
Alat Lato-lato yang digunakan hendaknya disediakan langsung oleh panitia agar tidak terjadi kesalahan teknis atau kecurangan.
2. Lomba Tarik Selang
Tarik tambang mungkin sudah terlalu umum untuk ide lomba 17 Agustus, agar lebih seru tambang yang biasa dipakai dapat diganti menggunakan selang.
Konsep permainan unik ini diusung oleh seorang Youtuber dengan nama kanal Duo Pengacara.
Agar lebih menarik lagi, balur selang menggunakan lumpur atau air sehingga meningkatkan kesulitan permainan. Masih dengan peraturan yang sama, tim yang dominan bergeser di area main lawan adalah pemenangnya.
3. Lomba Tahan Tawa
Lomba ini dilakukan antara dua orang yang saling berhadapan dan menatap satu sama lain.
Sebelumnya, para pemain tidak diperbolehkan bertemu karena dipersiapkan akan mengejutkan musuh dengan riasan atau outfit yang dianggap lucu.
Ketika permainan dimulai, salah satu yang berhasil memperlihatkan gigi terlebih dulu akan kalah dalam pertandingan.
Lomba ini cocok dilakukan oleh pasangan suami istri untuk memberikan efek harmonis setelah bermain.
4. Lomba 2 Orang 3 Kaki
Ide lomba 17 Agustus selanjutnya adalah saling mengikat antara kaki kanan dan kaki kiri kedua pemain.
Selanjutnya, pemain akan berlari dari ujung hingga ujung untuk meniup balon dan membawanya dengan dihimpit diantara dua kepala.
Cara lain yang lebih sederhana dengan memodifikasi pemain hanya ditugaskan untuk memindahkan bendera.
Bila ingin menjadi lebih ekstrim, peraturan dapat dibuat dengan menutup mata salah satu bahkan kedua pemain.
Perlombaan ini bisa dilakukan segala usia mulai dari anak-anak hingga dewasa tanpa memandang jenis kelamin.

5. Lomba Kejar Target
Inti dari perlombaan ini adalah berusaha untuk mengambil barang dan dikumpulkan dalam waktu yang ditentukan.
Pemenang ditentukan dengan seseorang yang mengumpulkan barang tersebut (koin, bendera, tongkat, dll.) dalam jumlah paling banyak.
Ide lomba 17 Agustus ini menjadi menantang ketika cara dalam mencapai target tersebut terbilang cukup sulit.
Lomba ini membutuhkan 4 – 5 orang yang kemudian menggunakan stocking di kepala, lalu setiap ujung kaos kaki pemain diikat menjadi satu pusat.
Target barang masing-masing diletakkan lurus berjarak sekitar 2 langkah kaki di depan pemain.
Jika kesulitan dalam mencari stocking, bisa diganti menggunakan sarung namun diikat di bagian pinggang. Agar lebih lucu, barang bisa ditimbun dengan tepung dan pemain mengambilnya dengan mulut.

6. Makan Kerupuk Sambil Pijat Refleksi
Lomba makan kerupuk tanpa kedua tangan mungkin sudah hal yang mainstream.
Coba kombinasi lomba makan kerupuk dengan beralaskan matras pijat refleksi.
Duri-duri dari alas membuat sensasi kejutan bahkan rasa sakit sehingga harus ditahan oleh setiap pemain yang ingin segera menyelesaikan permainan.
Sambil menyelam minum air, perut kenyang kesehatan aliran darah pun menjadi lancar.
Demikian informasi 6 rekomendasi ide lomba 17 Agustus unik dan lucu, cocok dilakukan segala usia mulai anak kecil hingga orang dewasa.**** (Kontributor: Jihan Rohadatul Aisy)


Penulis dan Editor
-
Kontributor 10
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026