HARIANE JOGJA – Rekomendasi desa wisata di Jogja menjadi pembahasan menarik mengingat banyaknya bermunculan pariwisata baru yang menawarkan pesona dari kehidupan dan alam pedesaan.
Ada banyak kampung desa wisata di Jogja yang sangat kental dengan tradisi dan kesenian khas Kota Gudeg ini dengan jarak yang tidak terlalu jauh dari pusat kota.
Salah satu kampung yang bisa dikunjungi adalah Desa Wisata Tembi yang menawarkan suasana alam dikelilingi oleh sawah yang masih jadi pemandangan umum di kawasan budaya ini.
6 Rekomendasi Desa Wisata di Jogja yang Menarik untuk Dikunjungi
Umumnya, desa wisata akan lebih menyenangkan untuk dikunjungi, karena daya tarik dan fasilitas lengkap yang ditawarkannya.
Dilansir dari website resminya, Kemenparekraf sampai mengadakan kompetisi khusus untuk desa wisata bertajuk Anugerah Desa Wisata 2023.
Nah, bagi wisatawan yang tertarik dengan alam, tradisi, dan kesenian yang kental, berikut ini rekomendasi desa wisata yang bisa dikunjungi di Jogja:
1. Desa Wisata Nglanggeran
Dilansir dari akun Instagram @visitingjogja, berbagai keindahan bisa ditemukan di desa wisata yang mayoritas masyarakatnya berprofesi menjadi petani, pekebun dan juga peternak ini.
Ada beberapa pengalaman menarik yang bisa didapatkan, mulai dari wisata Gunung Api Purba yang jadi primadona, situs geologi, sejarah, sampai kulinernya.
Berlokasi di Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta, desa ini memiliki jarak tempuh sekitar 1 jam perjalanan menggunakan mobil dari Kota Yogyakarta.
2. Desa Wisata Rejowinangun
Berlokasi dekat dengan pusat kota, Desa Wisata Rejowinangun merupakan salah satu destinasi wisata yang menawarkan kebiasaan unik, yaitu membuat jamu.
Hal ini memang sudah menjadi tradisi turun-temurun di Rejowinangun sehingga jamu gendong menjadi salah satu produk unggulan dari desa ini.
Dilansir dari laman resmi Kemenparekraf, paket wisata yang disediakan beragam jenisnya, mulai dari budaya, kerajinan, herbal, kuliner, hingga agro.
3. Desa Wisata Pentingsari
Kampung desa wisata di Jogja ini berlokasi di kawasan lereng Gunung Merapi yang merupakan salah satu gunung teraktif di dunia dan rawan bencana.
Jarak desa ini dengan puncak Gunung Merapi hanya sekitar 12,5 km dengan ketinggian 700 mdpl. Sedangkan, jarak tempuh dari pusat Kota Yogyakarta adalah 22,5 km.
Pertanian, perkebunan, wirausaha, kehidupan sosial budaya, dan kearifan lokal menjadi produk unggulan dari Desa Wisata Pentingsari.
Dilansir dari portal Desa Wisata Pentingsari, paket wisata dan kegiatan yang disediakan cukup beragam dengan harga mulai Rp 356.000 sampai dengan Rp 745.000.
3. Desa Wisata Tembi

Rekomendasi desa wisata selanjutnya berasal dari wilayah Kabupaten Bantul, yaitu Desa Wisata Tembi.
Bentang alam mengagumkan dipadukan dengan kearifan budaya lokal menciptakan daya tarik tersendiri dari desa wisata ini.
Adapun paket wisata yang ditawarkan meliputi, eduwisata, bertani, membatik, gerabah, dan outbound. Disediakan pula homestay yang sangat nyaman dan terjangkau.
4. Desa Wisata Jatimulyo

Desa wisata yang berlokasi di Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta ini memiliki wisata alam berupa telaga yang indah.
Tak hanya itu, Jatimulyo memiliki kesenian berupa pementasan Sendratari Sugriwa Subali yang bercerita tentang Gua Kiskendo.
Desa wisata ini dapat ditempuh selama setidaknya satu jam perjalanan menggunakan mobil dari Yogyakarta International Airport.
5. Desa Wisata Kaki Langit
Satu lagi desa wisata yang berlokasi di Bantul adalah Desa Wisata Kaki Langit yang tepatnya berlokasi di Kecamatan Dlingo. Desa ini oleh Kemenparekraf dimasukkan dalam kategori maju.
Desa Wisata Kaki Langit menawarkan sajian wisata yang lengkap, mulai dari pertunjukan kesenian tradisional Gejog Lesung dan Tari Gambyong hingga sajian kulinernya yang khas.
Wisatawan bisa healing di sini dengan beberapa paket wisata yang tersedia dari harga mulai dari Rp 35.000 sampai dengan Rp 1.800.000 per pack.
Itulah 6 rekomendasi desa wisata di Jogja dari sekian banyaknya wisata serupa yang kini banyak bermunculan di Kota Budaya Yogyakarta. **** (Kontributor: Eni Damayanti)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji