6 Ciri-ciri Burnout yang Perlu Dikenali, Lakukan Hal Penting Ini untuk Mengatasinya

Ketika burnout, orang menjadi mudah terserang penyakit, seperti flu, demam, atau masuk angin, karena badannya sudah tidak kuat menahan beban.

6. Performa Kerja Menurun

ciri-ciri burnout
Performa kerja menurun semenjak burnout. (Foto: Freepik/nakaridore)

Ciri yang satu ini mudah dikenali saat mengalami burnout. Performa kerja menjadi tidak maksimal dan malah menghambat pencapaian target di masa depan.

Burnout syndrome yang didiamkan terlalu lama akan berkembang menjadi depresi klinis secara mental. Depresi tidak boleh disepelekan, karena dapat berujung pada pikiran, percobaan, atau tindakan bunuh diri dan bahkan gangguan kejiwaan lainnya.

Melalui unggahan Youtube pribadinya, Clarin Hayes juga menyampaikan langkah-langkah berikut ini sebagai upaya untuk mengatasi burnout syndrome agar kualitas hidup menjadi lebih baik.

BACA JUGA:  Ciri-ciri Toxic Relationship yang Harus Diketahui, Dapat Membahayakan Kesehatan Mental

Solusi Mengatasi Burnout Agar Terhindar dari Depresi Klinis

1. Evaluasi Pekerjaan

Lakukan evaluasi terhadap kegiatan yang telah dilakukan. Apakah sudah sesuai dengan yang diinginkan? Ingin lingkungan kerja yang seperti apa? Apakah hal-hal tersebut masih bisa diperbaiki? dan pikirkan juga mengenai harapan, serta solusi yang harus dilakukan.

2. Mencari Dukungan

Setiap orang membutuhkan support, karena manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri. Dukungan emosional dan mental dapat berasal dari siapapun, seperti teman kerja, keluarga, dan orang-orang terdekat yang bisa dipercaya.

3. Coba Aktivitas Mindfulness

Admin