5 Bahaya Makan Daging Kambing Berlebihan : Obesitas hingga Bau Mulut

HARIANE JOGJA – Makan daging kambing mempunyai manfaat yang bagus bagi kesehatan. Hal ini lantaran kandungan protein dalam daging kambing yang cukup tinggi.

Selain itu, dalam kandungan daging kambing juga terdapat nutrisi lain yang bagus untuk tubuh, seperti zat besi, zink, kalsium, vitamin dan masih banyak lagi.

Dilansir dari Siloam Hospital, kandungan yang terdapat pada 100 gram daging kambing mengandung energi sebanyak 149 kalori, air sebanyak 70,3 gram, protein sebanyak 16,6 gram.

Kemudian terdapat juga kandungan lemak sebanyak 9,2 gram, kalium sebanyak 268,7 miligram, fosfor sebanyak 124 miligram, natrium 96 miligram, kalsium sebanyak 11 miligram.

Kemudian kandungan yang terakhir ada zinc sebanyak 4,9 miligram, zat besi sebanyak 1 miligram dan vitamin B1 (tiamin) sebanyak 0,09 miligram.

Meskipun kandungan proteinnya banyak, tetapi berlebihan makan daging kambing juga memiliki efek samping yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

BACA JUGA:  Terkait Insiden Pelemparan Bus Pemain Persis Solo, Gibran: Pak Erick Thohir ini PR Untuk Njenengan

Efek Makan Daging Kambing Berlebihan

Makan Daging Kambing
Olahan masakan daging kambing (Ilustrasi/Freepik)

Lalu, apa saja efek negatif bagi kesehatan tubuh? Dilansir dari Siloam Hospital menyebutkan sedikitnya ada lima bahaya apabila berlebihan mengonsumsi daging kambing.

1. Sembelit

Sembelit merupakan sebuah kondisi gangguan pencernaan dari tubuh dimana seorang yang sembelit akan mengalami susah buang air besar (BAB).

Hal ini dikarenakan daging kambing merupakan jenis makanan yang rendah serat yang mengakibatkan saat BAB fases susah keluar karena teksturnya cenderung keras.

Selain itu mengkonsumsi daging yang berlebihan membuat tubuh akan kesulitan saat mencerna daging kambing karena kandungan proteinnya yang tinggi.

2. Bau Mulut

Efek samping lain yaitu bau mulut. Fenomena bau mulut setelah makan daging kambing memang umum terjadi karena kandungan lemaknya yang tingggi.

Selain itu penyebab bau mulut karena kandungan protein pada daging yang lebih tinggi dari pada kandungan karbohidratnya.

Proses terciptanya bau mulut yakni dari proses pemecahan lemak untuk dijadikan energi, kemudian hasil pecahan lemak tersebut dapat menghasilkan senyawa keton berlebih yang menyebabkan keluar bau mulut.

3. Kolesterol Tinggi

Pada beberapa kasus orang yang mengonsumsi daging kambing berlebihan dapat mengakibatkan kolesterol naik. Hal ini karena pada daging kambing mengandung lemak jenuh yang tinggi.

Jika lemak jenuh tersebut terlalu banyak dikonsumsi maka akan beresiko meningkatkan kadar low density lipoprotein (LDL) di dalam darah secara cepat.

Fenomena ini mengakibatkan penumpukan plak lemak pada bagian pembuluh darah arteri yang bisa memicu terjadinya penyakit jantung koroner bahkan stroke.

4. Obesitas

Makan Daging Kambing
Kebanyakan kalori menyebabkan kegemukan (Ilustrasi/Freepik)

Salah satu kandungan pada daging kambing adalah kalori. Seperti diketahui jika mengonsumsi kalori dapat meningkatkan berat badan dan itu yang bagus untuk beberapa orang.

Namun hal itu sangat berbahaya apabila dikonsumsi berlebihan karena dapat mengaibatkan penggemukan pada tubuh bahkan dapat mengakibatkan obesitas.

5. Memicu Kanker

Bahaya makan daging kambing berlebihan yang terakhir adalah dapat memicu kanker. Hal ini terjadi karena pada olahan daging yang dimasak pada suhu tinggi dapat membentuk senyawa karsinogenik, seperti hidrokarbon aromatik polisiklik (PAH) dan amina heterosiklik (HCA).

Berdasar dari beberapa riset yang terdapat pada jurnal Nutrition and Cancer (2013) menyebutkan senyawa PAH dan HCA tersebut dapat memicu mutasi genetik yang meningkatkan risiko kanker usus besar.

Dari semua rangkuman diatas dapat disimpulkan bahwa makan daging kambing berlebihan sangat tidak dianjurkan dan harus diimbangi dengan pola hidup sehat seperti olah raga dan makan sayur dan buah-buahan. **** (Kontributor: Khairun Nasta’in)

 

Temukan artikel menarik lainnya di Hariane.com