HARIANE JOGJA – Berikut ini adalah fakta menarik Rafael Struick setelah debut melawan Palestina saat membela timnas Indonesia pada ajang FIFA Match Day pada Rabu, 14 Juni 2023 kemarin.
Siapa Rafael Struick? Ia adalah pemain naturalisasi berdarah campuran Indonesia-Belanda dan resmi bergabung dengan timnas Garuda pada Rabu, 24 Mei 2023.
Salah satu fakta Rafael Struick yang cukup menarik adalah gajinya yang hampir menyentuh Rp 2 M ketika masih bermain di klub Belanda.
Dilansir dari website resmi PSSI, Rafael Struick merupakan pemain naturalisasi yang resmi menjadi warga negara Indonesia setelah melakukan sumpah kewarganegaraan pada Senin, 22 Mei 2022 di Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta.
Pemain muda ini memiliki segudang prestasi yang membuatnya dipanggil oleh pelatih Shin Tae Young untuk membela timnas Indonesia. Berikut ini adalah fakta menarik Rafael Struick yang perlu diketahui.
Fakta Menarik Rafael Struick
1. Debut Perdana di Timnas Indonesia

Fakta Rafael Struick yang pertama adalah ia mampu menunjukan peforma yang gemilang saat melawan Palestina.
Dilansir dari akun Twitter PSSI menyebutkan bahwa hasil pertandingan timnas Indonesia melawan timnas Palestina berakhir seri dengan skor 0-0.
Salah satu hal yang menarik pada pertandingan tersebut adalah peforma dari Rafael Struick yang mejadi pusat perhatian seluruh suporter dan penonton di Tanah Air.
Hal itu terjadi lantaran Ia mampu memberikan gebrakan-gebrakan di setiap serangan yang dibangun untuk menerobos pertahanan pemain Palestina. Bergabungnya Rafael Struick ini dianggap mampu memberikan angin segar untuk timnas Indonesia.
2. Berdarah Campuran
Dilansir dari Transfer Markt Rafael Struick lahir di Leidschendam, Belanda pada 27 Maret 2003 dengan nama lengkap Rafael William Struick.
Pada awal bermain sepak bola, Rafael Struick bermain di RKAVV Leidschendam, lalu bermain di Forum Sports sebelum pada akhirnya bergabung dengan akademi sepak bola ADO Den Haag.
Kemudian Rafael Struick bermain untuk ADO Den Haag sampai sebelum bergabung dengan timnas Indonesia. Pemain dengan nomor punggung 27 itu lalu resmi menjadi warga negara Indonesia melalui proses naturalisai dan membela timnas Indonesia.
3. Gaji Yang Fantastis
Siapa Rafael Struick ternyata bukan sosok sembarangan. Dilansir dari Football Transfers menyebutkan bahwa gaji Rafael Struick di kisaran 60 ribu Euro sampai 0,1 juta Euro atau setara dengan Rp 1,9 miliar.
Harga ini merupakan pencapaian tertinggi dari Rafael di usianya yang baru mencapai 20 tahun selama membela timnya di ADO Den Haag.
Jika dibandingkan dengan gaji pemain sepak bola di liga Indonesia, gaji sebesar itu sudah termasuk gaji yang sangat tinggi di usianya yang masih tergolong muda.
Ditambah lagi dengan kemampuan yang ditunjukakn pada saat melawan Palestina maka ada kemungkinan untuk dilirik oleh klub-klub di liga 1 Indonesia.
4. Pencapaian di Usia Muda

Fakta Rafael Struick yang lain adalah di umurnya yang masih 20 tahun, Rafael ternyata memiliki segudang prestasi yang patut untuk dibanggakan.
Dilansir dari Besoccer, Rafael berhasil mencetak gol pertama di klub pertama yang ditempati pada usia 17 tahun, debut pertama di liga 1 Belanda bersama ADO Den Haag.
Selain itu juga pernah mencetak 2 gol pada laga melawan NAC Breda Sub 21 di Liga 1 Belanda dan membawa klubnya menang tanpa balas.
Kemudian yang terakhir mampu membawa timnya lanjut ke final dalam laga Eredivisie Playoffs Promotion dengan skor 1-2 atas FC Eindhoven.
Itu tadi merupakan fakta menarik Rafael Struick yang membuat Shin Tae Young terpincut untuk memboyong pemain berdarah campuran tersebut untuk membela timnas Indonesia. **** (Kontributor: Khairun Nasta’in)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Kontributor 12
-
Dyah Ayu
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026