Diabetes melitus saat ini juga bisa dialami oleh remaja usia muda, diabetes di usia muda bukan berarti lebih ringan namun lebih berbahaya.
Menurut beberapa studi yang telah dilakukan, berikut ini alasan mengapa tanda diabetes melitus pada usia muda lebih berbahaya jika tidak diketahui dengan cepat:
- Diabetes di usia muda mengalami perburukan yang lebih cepat
- Kerusakan pankreas lebih cepat terjadi
- 3idak aware dengan kesehatan diabetes
- Durasi penyakit lebih lama
Tanda Diabetes Melitus Pada Usia Muda

1. Polifagi (Banyak Makan)
Mudah lapar disebabkan resistensi insulin atau kekurangan insulin. Menyebabkan gula yang ada didalam darah tidak dapat dipakai sebagai sumber energi oleh sel-sel tubuh.
Walaupun terdapat banyak gula dalam darah sel tidak dapat memanfaatkan. Akhirnya sel dalam tubuh akan merasa lapar meski gula dalam darah tinggi sekalipun karena tidak ada insulin membuat sel tetap merasa lapar dan membuat keinginan mengkonsumsi makanan terus menerus.
Penderita diabetes pada awalnya memiliki bentuk badan gemuk namun seiring berjalannya waktu akan menjadi kurus. Hal ini dikarenakan energi gula darah tidak dapat dipakai oleh sel.
2. Poliuri (Sering Buang Air Kecil)
Tingginya gula darah dalam tubuh, tubuh akan berusaha mengeluarkannya lewat air seni atau urine.
3. Polidipsi (Haus Banyak Minum)
Seringnya durasi buang air kecil yang disebabkan tingginya gula darah menyebabkan tubuh dehidrasi dan akan membutuhkan minum dalam jumlah banyak.
Penulis dan Editor
-
Rizky Riawan
-
Tri Lestari
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas