10 Tips Aman Bermain Kembang Api Agar Tak Cedera Parah Seperti Wakil Bupati Kaur

3. Pastikan Jenis Kembang Api

Kembang api memiliki beberapa jenis, namun secara umum terbagi menjadi jenis yang meledak dan tidak.

Pastikan sudah mengetahui dengan jelas jenis kembang api sebelum membeli dan menyalakannya.

Kembang api juga kadang tersedia dengan bungkusan berwarna cokelat polos. Hindari jenis ini karena ini merupakan kembang api yang khusus digunakan oleh profesional yang disebut pyrotechnician.

Pastikan kembang api yang kita miliki memiliki petunjuk penggunaan yang jelas dan bisa dipahami.

4. Baca Petunjuk Penggunaan

Petunjuk penggunaan harus dibaca terlebih dahulu sebelum menyalakan kembang api, karena di dalamnya tertera informasi penting terkait kembang api tersebut.

Dalam petunjuk penggunaan akan tertera batasan umur penggunaan kembang api, bagaimana cara menyalakan, mengarahkan, dan membuang kembang api tersebut.

BACA JUGA:  5 Tips Rumah Aman dari Maling Saat Ditinggal Liburan Nataru, Hubungi Nomor Ini Saat Darurat

5. Nyalakan Sejauh Mungkin

Kembang api biasanya memiliki sumbu yang akan memberi cukup waktu bagi pengguna untuk menjauh ke jarak aman.

Tetapi sebagai salah satu tips aman bermain kembang api, akan lebih baik jika penyalaan kembang api dilakukan dari jarak sejauh mungkin, misalnya dengan menggunakan pemantik kompor gas.

Pada kasus Wakil Bupati Kaur, insiden terjadi karena Herlian Muchrim memegang kembang api yang sedang menyala. Hal ini berbahaya dilakukan, karena potensi cedera sangat tinggi jika terjadi cacat pada kembang api.

6. Jauhkan Sumber Api

Tips aman bermain kembang api
Untuk jenis kembang api tertentu lebih baik dinyalakan oleh profesional. (Ilustrasi: Pexels/Rathnahar Sriom)

Dalam perayaan tahun baru seringkali diikuti dengan menyalakan api unggun dan membakar makanan di atasnya.

Admin