Karena berbagai manfaat dan nilainya, Majelis Umum PBB pada awalnya memproklamirkan 2016 sebagai Tahun Kacang-Kacangan Internasional yang kemudian dipimpin oleh Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).
Berangkat dari keberhasilan Tahun Kacang-Kacangan Sedunia tersebut dan melihat adanya potensi yang dapat mendukung Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030, Majelis Umum PBB mengumumkan 10 Februari sebagai Hari Kacang-Kacangan Sedunia di akhir tahun 2018.
Kacang-Kacangan untuk Masa Depan yang Berkelanjutan adalah Tema Perayaan Tahun 2023
Dirangkum dari laman FAO, tema perayaan tahun tanggal 10 Februari 2023 terinspirasi dari banyaknya manfaat luar biasa yang dapat diperoleh dari kacang-kacangan.
Kacang-kacangan berkontribusi dalam meningkatkan ketahanan sistem pertanian dan terbukti memberikan kehidupan yang lebih baik bagi petani, khususnya di daerah yang langka air.
Sebab, kacang-kacangan memiliki kemampuan mentolerir kekeringan dan iklim yang berubah-ubah, yang lebih baik dibandingkan dengan tanaman pangan lainnya.
Kacang-kacangan dapat dimasukkan dalam berbagai sistem pertanian, misalnya agroforestri, tumpang sari, dan sistem pertanian terpadu.
Dengan demikian, tanaman ini dapat terus memberikan mata pencaharian dalam pertanian dan tentu saja meningkatkan produktivitas.
Sementara itu dari sisi ekonomi, industri kacang-kacangan global yang bergerak di bidang produksi dan perdagangan, terbukti menjadi pendorong positif dalam memastikan ketahanan rantai pasokan regional dan global.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas