Tanggal 1 Maret 2023 Ada Hari Solidaritas LGBTIQ Nasional, Ini Sejarahnya

HARIANE JOGJA – Tanggal 1 Maret 2023 merupakan Hari Solidaritas LGBTIQ Nasional yang ditetapkan sebagai pendirian organisasi gay pertama di Indonesia.

Hari Solidaritas LGBTIQ di Indonesia telah dideklarasikan sejak 23 tahun yang lalu oleh komunitas gay yang ada di Indonesia, bertempat di Yogyakarta.

Komunitas LGBT di Indonesia menetapkan tanggal 1 Maret sebagai Hari Solidaritas LGBTIQ Nasional untuk membuka kesempatan bagi kaum gay, lesbian, serta waria untuk bergabung.

Apa Itu LGBTIQ?

LGBTIQ adalah singkatan dari Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, Intersex, dan Queer, seperti yang dikutip dari laman Perkantas Jawa Timur. LGBTIQ dapat diklasifikasikan ke dalam empat kelompok besar, yaitu:

1. Lesbian, Gay, dan Biseksual (LGB)

Kelompok ini cenderung memiliki orientasi seksual non-hetero atau dengan kata lain menyukai sesama jenis. Sedangkan orientasi biseksual biasanya mengarah pada sebutan bagi seseorang yang menyukai lawan jenis maupun sesama jenis.

BACA JUGA:  Sebaran Mixue di Jogja, Total 33 Gerai Menjamur Sejak Pembukaan Cabang Pertama

2. Transgender (T)

Tanggal 1 Maret 2023
Hari Solidaritas LGBTIQ Nasional diperingati untuk merayakan emansipasi kaum LGBTIQ. (Ilustrasi: Pexels/Brett Sayles)

Kelompok transgender meyakini adanya kebebasan memilih dan menentukan identitas gender bagi setiap orang sehingga dapat mengubah bentuk diri sesuai dengan apa yang dirasakan maupun dianggap benar.

3. Intersex (I)

Kondisi intersex atau Disorder of Sex (DSD) terjadi karena adanya gangguan secara fisik yang dapat dilihat secara gamblang. DSD lebih umum dikenal sebagai penyakit kelamin ganda.

Karena memiliki paham bahwa jenis kelamin itu adalah pilihan, maka sejumlah aktivis LGBTIQ menyarankan ahli medis untuk melakukan operasi kelamin ketika seseorang dapat menentukan identitas gendernya sendiri, meski berbeda dengan kondisi lahirnya.

4. Queer (Q)

Komunitas LGBT di Indonesia juga diisi oleh para queer. Salah satu bentuk realisasi kelompok Queer adalah polyamory, yaitu tindak romantisme terhadap lebih dari satu orang.

Sebagai contoh, perilaku polyamory tampak pada kesepakatan untuk tinggal serumah antara tiga orang, di mana dua orang pria mencintai seorang wanita, atau pun sebaliknya. Ketiganya pun bebas berhubungan satu sama lain.

BACA JUGA:  Tanggal 20 Februari Memperingati Hari Apa? Begini Uraian Singkat Seputar Hari Keadilan Sosial Sedunia

Sejarah Hari Solidaritas LGBTIQ Nasional pada Tanggal 1 Maret 2023

Tanggal 1 Maret 2023
Komunitas LGBT di Indonesia menetapkan tanggal 1 Maret sebagai hari solidaritas sejak 23 tahun yang lalu. (Ilustrasi: Pexels/Malcolm Garret)

Hari Solidaritas LGBTIQ di Indonesia yang ditetapkan pada 1 Maret 2023 sejatinya bermula dari deklarasi jajaran pengurus Indonesian Gay Society (IGS) Yogyakarta pada tanggal 17 Maret 2000, tepatnya di Lembaga Indonesia-Perancis.

Dilansir dari laman G.A.Y.a Nusantara, Deklarasi ini dihadiri sekitar 100 orang gay, lesbian, maupun sejumlah kawan simpatisan.

Alasan tanggal 1 Maret dipilih sebagai hari LGBTIQ adalah karena pada waktu itu tahun 1982 dibentuk Lambda Indonesia sebagai organisasi gay pertama di Indonesia.

Sebelumnya juga terdapat organisasi bernama Himpunan Wadam Djakarta (HIWAD) yang berdiri sejak tahun 1973.

Hari solidaritas ini ditetapkan demi mengapresiasi perjuangan emansipatif kaum gay, lesbian, serta waria yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk bergabung.

Itulah penjelasan mengenai tanggal 1 Maret 2023 yang menjadi momen Hari Solidaritas LGBTIQ di Indonesia. **** (Kontributor: Irena Dyah Kristina)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com