Mantan Perdana Menteri Italia dan Pemilik AC Milan Silvio Berlusconi Meninggal Dunia di Umur 86 Tahun

HARIANE JOGJA– Silvio Berlusconi meninggal dunia menjadi berita duka hari ini. Berlusconi merupakan mantan pemilik AC Milan dan mantan Perdana Menteri Italia.

Siapa Berlusconi? Ia adalah seorang pengusaha miliarder yang menciptakan perusahaan media terbesar di Italia. Berlusconi meninggal pada Senin, 12 Juni 2023 di umur yang ke 86 tahun.

Kabar meninggalnya Silvio Berlusconi pertama kali diunggah oleh akun Instagram 433. Dalam laman instagramnya 433 mengabari bahwa mantan pemilik klub AC Milan tersebut telah meninggal dunia di umur yang ke 86.

Former AC Milan owner Silvio Berlusconi has passed away aged 86“, tulis akun 433.

Dirilis dari Us News, sebelum Berlusconi meninggal dunia, ia telah menderita leukemia sejak beberapa waktu dan baru-baru ini mengalami infeksi paru-paru.

Meskipun Berlusconi sendiri tidak memiliki peran dalam pemerintahan, kematiannya kemungkinan akan mengganggu politik Italia dalam beberapa bulan mendatang.

Sebab Partai Forza Italia yang dipimpin oleh Berlusconi adalah bagian dari koalisi sayap kanan Perdana Menteri Giorgia Meloni.

BACA JUGA:  Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas

Berlusconi Meninggal Dunia, Berikut Profil Lengkap Sang Miliarder Italia

 Berlusconi Meninggal Dunia
Berlusconi meninggal dunia di umur 86 tahun. (Foto:Instagram/acmilan)

Dilansir dari Britannica, setelah lulus dari Universitas Milan dengan gelar hukum, Berlusconi menjadi pengembang properti dan mengumpulkan kekayaan yang cukup besar pada periode 1970-an.

Berlusconi menciptakan perusahaan televisi kabel Telemilano pada 1974 dan memonopoli televisi nasional.

Pada 1980, Berlusconi mendirikan Canale 5, jaringan televisi komersial pertama di Italia, dan pada akhir dekade tersebut stasiun-stasiun yang dibuat oleh Berlusconi mendominasi siaran televisi Italia.

Berlusconi juga melakukan diversifikasi kepemilikan bisnisnya, mengakuisisi toko serba ada, bioskop, perusahaan penerbitan, dan tim sepak bola AC Milan.

Berlusconi mengkonsolidasikan kekaisarannya di bawah payung perusahaan induk Fininvest, sebuah konglomerat besar yang mengendalikan lebih dari 150 bisnis.

Pada tahun 1994, Berlusconi mendirikan Forza Italia (Ayo Italia), partai politik konservatif, dan terpilih sebagai perdana menteri.dan  masa jabatannya terbukti penuh gejolak.

Berlusconi mengumumkan pengunduran dirinya pada tanggal 22 Desember 1994, tetapi tetap berfungsi sebagai pengganti sementara hingga Januari 1995.

Meskipun menghadapi tuduhan dan kritik terkait kontrolnya atas sebagian besar media Italia, dia tetap menjadi pemimpin Forza Italia.

Kemudian dalam pemilihan parlemen nasional tahun 2001, Berlusconi kembali menjadi perdana menteri.

BACA JUGA:  Jadwal dan Prediksi Pertandingan Bologna Vs Juventus, Gontok-Gontokan 10 Besar
Berlusconi Meninggal Dunia
Kabar Berlusconi meninggal dunia mengejutkan dunia politik italia karena pengaruh besar miliarder Italia tersebut. (Foto :Instagram/silvioberlusconi_official)

Mengungkap soso siapa Berlusconi, setelah menjabat ia menghadapi sejumlah tantangan. Berlusconi mendukung invasi yang dipimpin AS ke Irak.

Setelah koalisinya tampil buruk dalam pemilihan regional tahun 2005, Berlusconi mengundurkan diri kemudian membentuk pemerintahan baru.

Dalam pemilihan nasional yang diadakan pada April 2008, Berlusconi sebagai pemimpin partai baru yang dikenal sebagai People of Freedom (Popolo della Libertà; PdL) memenangkan masa jabatan ketiganya sebagai perdana menteri.

Pada 2009, Berlusconi terjerat dalam skandal seks, termasuk tuduhan keterlibatan dengan seorang model remaja. Istri kedua Berlusconi, Veronica Lario, mengajukan gugatan cerai.

Hal ini juga digunakan oleh musuh politiknya atas penyebaran desas-desus jahat.

Pada Februari 2011, Berlusconi diperintahkan untuk diadili karena diduga meminta layanan seks dari seorang pelacur berusia 17 tahun dan menyalah gunakan kekuasaannya dalam upaya penyembunyian.

Tetapi sidang pengadilannya ditangguhkan. Sementara Italia saat itu terhempas oleh krisis keuangan.

Perseteruan antara Berlusconi dan beberapa petinggi italia seperti menteri keuangan Giulio Tremonti terus berlangsung.

Pada tanggal 12 November 2011 Berlusconi mengumumkan bahwa ia akan mengundurkan diri begitu parlemen menyetujui reformasi anggaran yang dia usulkan

Persetujuan akhir diberikan pada tanggal 12 November, dan Berlusconi mengundurkan diri beberapa jam kemudian.

BACA JUGA:  N'Golo Kante ke Liga Arab, Ikuti Jejak Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema

Berlusconi kembali ke dunia politik pada Desember 2012.

Kurang dari dua minggu setelah pemilihan, Berlusconi dijatuhi hukuman satu tahun penjara karena secara ilegal memperoleh dan menjamin publikasi isi percakapan telepon yang melibatkan seorang saingan politik.

Banyak kasus persidangan Berlusconi yang terus berjalan dan ditangguhkan. Pada persidangan lain mencapai kesimpulannya pada Juni 2013, ketika Berlusconi dinyatakan bersalah atas dakwaan meminta layanan seks dari pelacur di bawah umur.

Berlusconi juga dinyatakan menyalahgunakan kekuasaan dalam upaya untuk menutupi kejahatan tersebut.

Dia dijatuhi hukuman tujuh tahun penjara dan dilarang dari jabatan publik. Putusan tersebut kemudian diubah oleh pengadilan banding menjadi hukuman empat tahun penjara.

Sebelum Berlusconi meninggal dunia, pada 2018 setelah beberapa kali mengajukan banding, larangan politik Berlusconi dihapuskan oleh Mahkamah Agung Italia. Dia kembali ke panggung politik sebagai pemimpin partai Forza Italia.

Meskipun tidak lagi menjabat sebagai perdana menteri, Berlusconi tetap memiliki pengaruh besar dalam politik Italia dan terus memainkan peran penting dalam pemilihan dan keputusan politik.

Akhirnya pada hari ini Senin, 12 Juni 2023 di usia yang ke 86, Berlusconi meninggal dunia, meninggalkan pengaruh besar sepanjang politik italia.

Kabar Berlusconi meninggal dunia juga mengejutkan dunia sepak bola sebab pernah menjadi pemilik AC Milan dan cukup berpengaruh dalam sepak bola italia.****(Kontributor : Edmundus Roke Wea)

Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com