HARIANEJOGJA – Kupatan Jolosutro merupakan salah satu tradisi budaya di Kabupaten Bantul yang masih dilestarikan hingga saat ini.
Kupatan Jolosutro ini diselenggarakan di lapangan Jolosutro, Kalurahan Srimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul.
Seperti apa keunikan dari Kupatan Jolosutro yang diadakan setiap satu tahun sekali ini? Berikut informasi selengkapnya.
Tradisi Kupatan Jolosutro
Pada tahun ini, tradisi budaya yang masih dilestarikan oleh masyarakat setempat ini berlangsung pada Senin, 12 September 2022.
Tradisi ini juga biasa disebut sebagai Rasulan atau upacara kupatan oleh masyarakat setempat.
Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur kepada Tuhan YME atas karunia dan berkah yang diberikan, terutama dari segi pertanian. Sehingga upacara ini identik dengan hasil bumi dan pertanian.
Pelaksanaan upacara ini mulai dikenalkan pada masa Sunan Geseng. Kegiatan yang rutin diadakan setiap tahun ini digelar pada Senin Legi di bulan Sapar selepas waktu sholat Dhuhur.
Adapun uba rampe yang disiapkan untuk upacara ini terdiri dari nasi gurih, ingkung dan aneka jajanan pasar lainnya.
Seluruh uba rampe tersebut disiapkan oleh masing-masing RT yang kemudian dimasukkan di dalam jodhang.
Tradisi yang ada sejak ratusan tahun silam ini mampu menunjukkan semangat gotong royong oleh masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Lurah Srimulyo, Wajiran.
Hal ini dapat terlihat dari antusiasme warga saat menyiapkan semua perlengkapan yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan upacara ini.
Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul, Nugroho Eko Setyanto berharap agar acara ini dapat terus digelar setiap tahunnya.
“Dalam upacara ini ada nilai luhur yang harus terus dikembangkan sebagai ciri atau identitas dari masyarakat di Jolosutro,” ucapnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan bahwa Upacara Kupatan Jolosutro telah ditetapkan sebagai warisan tak benda yang diakui secara nasional sejak 2021 yang lalu.
Demikian infromasi mengenai Kupatan Jolosutro yang merupakan salah satu tradisi budaya di Kabupaten Bantul, masih terus dilestarikan oleh masyarakat setempat. ****
Artikrl terkait di hariane.com: Jelang Pilurdes Bantul 2022, Begini Pesan Menarik Bupati Halim di Jatimulyo


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026