Heboh Kasus KDRT Venna Melinda, Begini Hukuman Pidana yang Menghantui Ferry Irawan

HARIANE JOGJA – Kasus KDRT Venna Melinda membuat netizen geger dengan berita tersebut. Video yang menampakan wajah babak belur ibu kandung Verrel Bramasta itu bertebaran di media sosial.

Kasus KDRT Venna Melinda yang diduga dilakukan oleh suami keduanya, Ferry Irawan, mengejutkan karena pasangan ini sebelumnya sering mengunggah kemesraan di akun media sosial masing-masing.

Sebelum kasus KDRT Venna Melinda ini meledak di media sosial, Ferry Irawan bahkan terlihat sering mengunggah foto mesra di Instagram pribadi miliknya @ferryirawanreal. Caption dalam foto tersebut juga memperlihatkan betapa ia mencintai Venna Melinda sebagai istrinya.

Setelah akhirnya kasus KDRT Venna Melinda dibawa ke polisi, bagaimana jerat hukum pidana yang menghantui Ferry Irawan sebagai terduga pelaku?

BACA JUGA:  7 Tokoh Wanita Tangguh dalam Drakor, Ada Jang Man Wol yang Diperankan IU

Jerat Hukum Pidana yang Mengancam Ferry Irawan Atas Kasus KDRT Venna Melinda

Dalam UU KDRT, yaitu UU No. 23 Tahun 2004, skema hukuman bagi pelaku KDRT diatur pada pasal 44 hingga 53.

Seperti yang dikutip dalam laman Universitas Islam An Nur Lampung, Pasal 44 ayat (1) menyatakan bahwa setiap orang yang melakukan perbuatan kekerasan fisik dalam lingkup rumah tangga sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 huruf a dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun atau denda paling banyak Rp15.000.000,00 (lima belas juta rupiah).

Pada Pasal 44 ayat (2) dijelaskan secara lebih jauh bahwa dalam hal perbuatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) mengakibatkan korban mendapat jatuh sakit atau luka berat, dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 (sepuluh) tahun atau denda paling banyak Rp30.000.000,00 (tiga puluh juta rupiah).