Jalan Amblas di Sewon Bantul, Diduga Saluran Limbah Bocor

HARIANE BANTUL Sebuah jalan amblas di Sewon Bantul sempat menyebabkan seorang pengendara terjerembab bersama motornya.

Jalan amblas di Sewon Bantul tersebut tepatnya terjadi di Jalan Ateka Timur, Sewon.

Diketahui jalan aspal itu amblas pada Jumat, 3 Maret 2023 kemarin.

Warga di sekitar lokasi jalan amblas di Sewon Bantul itu menduga, kejadian ini dipicu oleh kebocoran saluran limbah yang ditanam di bawah jalan tersebut.

Salah satu warga Jalan Ateka Timur, Lia mengungkapkan bahwa ruas jalan tersebut memang sering terjadi keretakan.

jalan amblas di Sewon Bantul
Warga mengevakuasi motor yang terjerembab di lubang. (Foto: dok.warga)

Kronologi Jalan Amblas di Sewon Bantul

Bahkan, seminggu sebelum jalan menjadi berlubang parah Dinas PU telah memperbaikinya.

“Sudah sering tapi yang sebelah timur jalan, dan cuma ditambal. Paling belum ada seminggu diperbaiki PU tapi perlahan mulai ambles lagi,” katanya, Sabtu, 4 Maret 2023.

Perempuan 41 tahun itu mengatakan, ruas jalan yang ambles itu diduga ada kebocoran dari saluran limbah yang ditanam di tanah.

“Kemarin PU datang dan ngecek sepertinya limbah bocor. Katanya itu limbah dari kota,” ujarnya.

Untuk menghindari bahaya lebih lanjut, ia dan warga sekitar sudah memasang tanda atau peringatan.

Namun, karena jalan tersebut merupakan jalur alternatif untuk masyarakat yang hendak ke Jalan Imogiri Barat ataupun ke Jalan Parangtritis, banyak warga yang nekat melintasi meskipun sudah dipasang water barrier di ujung jalan.

Puncaknya, ruas jalan tersebut akhirnya ambles dengan kedalaman kurang lebih 2 meter dan berdiameter sekitar 1,5 meter pada Jumat, 3 Maret 2023 sekitar pukul 14.30 WIB.

“Kalau kendaraan lewat ada suara jedug-jedug, karena bahaya sudah dikasih tanda, tapi banyak yang masih lewat. Kemarin itu baru benar-benar amles,” terangnya.

Disampaikan olehnya, amblesnya jalan sudah mengakibatkan pengendara sekaligus sepeda motornya jatuh di lubang tersebut.

Warga sekitar pun berbondong-bondong menuju lokasi kejadian untuk mengangkat sepeda motor dari dalam lubang.

“Pengendaranya masih pelajar, sudah ada tandanya dari ujung jalan sebenarnya. Dia ngerem tapi tidak bisa menghindari akhirnya masuk ke lubang,” ucap dia.

Ruas jalan tersebut untuk sementara belum dapat dilintasi baik untuk kendaraan roda dua maupun roda empat karena masih dalam proses perbaikan dari dinas terkait.

Untuk menghindari jalan tersebut, pengendara pun harus berputar arah melewati jalan raya baik yang menuju ke Imogiri Barat maupun Jalan Parangtritis.****

(Kontributor: Wahyu Turi K)

Temukan artikel lainnya di hariane.com