HARIANE JOGJA – Muncul pulau baru di Maluku menjadi hal yang membuat geger masyarakat. Pasalnya, pulau tersebut muncul setelah terjadinya gempa dengan Magnitudo 7.5 SR.
Diketahui, muncul pulau baru di Maluku tepatnya di Tanimbar, Kecamatan Wua Labobar. Dikonfirmasi dari laporan Informasi Seputar Gempa Bumi Indonesia, letak pulau kecil itu tepatnya antara Desa Teineman dan Mitak.
Muncul pulau baru di Maluku ini membuat banyak warganet membahasnya di jagad sosial media. Salah satu akun Facebook Mulyadi Letsoin juga sempat mengabadikan bentuk pulau baru tersebut.

Fenomena muncul pulau baru di Maluku ini membuat masyarakat penasaran. Lantas , bagaimana penjelasan ilmiahnya?
Muncul Pulau Baru di Maluku Setelah Gempa Itu Sangat Wajar
Fenomena muncul pulau baru di Maluku setelah gempa 7.5 SR memang dapat dikatakan sangat wajar.
Lewat akun Twitter pribadinya, Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Eko Yulianto mengonfirmasi dan mencoba menjelaskan kejadian tersebut.
Secara umum, munculnya pulau di Indonesia didasari oleh dua fenomena: pengangkatan tektonik dan pertumbuhan vulkanik (gunung api).
Ia menjelaskan, setiap gempa besar dangkal dengan mekanisme gerak sesar naik akan mengangkat dasar laut sedikit demi sedikit.
Selain peristiwa muncul pulau baru di Maluku, pengangkatan daratan juga dapat dilihat pada gempa Aceh 2004. Bagian utara Pulau Simeulue terangkat sekitar 3 meter. Sementara itu, bagian selatannya turun.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas