HARIANE JOGJA – Tontonan baru Dear David Netflix mencuri perhatian penonton setia sinema Indonesia sejak dirilis secara resmi pada 9 Februari 2023.
Tidak hanya dipuji, film Dear David yang mengangkat masalah remaja seputar kesehatan mental dan jati diri ini banyak dicap memiliki standar ganda.
Film Indonesia terbaru yang mendapat skor 5,8 di IMDB ini mengangkat konflik terkait pornografi remaja sehingga membuat penonton terbagi jadi dua kubu antara kontra dan pro.
Salah satu yang berada di kubu pro adalah Joko Anwar, sutradara yang mencetak beberapa film blockbuster Indonesia.
Komentar Joko Anwar Soal Dear David Netflix
Di tengah perdebatan penonton soal Dear David di media sosial, Joko Anwar buka suara lewat akun Twitter pribadi @jokoanwar.
Sutradara film Pengabdi Setan itu menyampaikan bahwa seluruh pemain di film yang disutradarai oleh Lucky Kuswandi ini layak mendapatkan penghargaan tertinggi tahun ini.
“Semua pemain Dear David layak mendapatkan penghargaan tertinggi tahun ini. Shenina Cinnamon mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain film terbaik Indonesia,” cuit Joko Anwar.
Menurut Joko, premis yang disajikan dalam film ini relevan dengan masalah yang dialami masyarakat saat ini.
Bahkan, masalah yang disajikan dalam film Dear David Netflix bukan hanya terkhusus untuk kaum remaja.
Premis tersebut dituangkan secara lembut dan provokatif dalam film ini. Film ini juga menurutnya sukses menghindari klise di film remaja Indonesia pada umumnya.

Meski pada akhirnya menimbulkan pro dan kontra di kalangan penonton.
Untuk masalah skenario, Joko Anwar mengakui film terbaru Indonesia ini menjadi salah satu film dengan skenario terbaik yang pernah ditonton.
Joko Anwar juga menambahkan bahwa skenarionya Imajinatif dan direalisasikan dengan skillful.
Menurut pria berusia 47 tahun ini, di negeri yang terbiasa dengan akting ‘besar’ ala sinetron, Shenina Cinnamon mampu melahirkan emosi secara subtil di film Dear David.
Aktor lain seperti Caitlin North-Lewis dan Emir Mahira juga mendapat pujian dari Joko.
“Yang keberatan dengan cerita Dear David, mungkin miss the whole point. Karakter Laras tidak sempurna (kalau sempurna, tak ada gunanya jadi cerita),” kata Joko Anwar.
Menurutnya, tidak semua film perlu dibebankan sebagai bahan mendidik. Film juga dapat menjadi wadah berbagi pengalaman dan refleksi.
Sutradara yang juga terkenal lewat film Janji Joni tersebut beranggapan bahwa film yang sesuai dengan ekspektasi memberikan penonton kepuasan, sedangkan film yang tak sesuai dengan keinginan penonton bisa dijadikan bahan renungan.
Di akhir ulasan soal Dear David Netflix, Joko menyampaikan karya tersebut menjadi salah satu film terbaik tahun ini dan kapan pun. **** (Kontributor: Meilisa Jibrani)
Baca artikel menarik lainnya di Hariane.com


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
Mahasiswa di Banguntapan Bantul Ditangkap Polisi karena Pencurian Sepatu dan Tabung Gas Elpiji