HARIANEJOGJA – Cara bikin SKCK online Jogja bisa disimak di sini untuk yang membutuhkan surat keterangan kelakuan baik bagi yang ingin melamar kerja hingga ingin ke luar negeri.
Cara bikin SKCK online Jogja bisa dilakukan dengan mudah karena pemohon tidak perlu datang ke kantor polisi domisili kecuali ketika untuk mencetak surat yang sudah jadi.
Dengan cara bikin SKCK online Jogja, pemohon tidak hanya bisa menghemat waktu tapi juga bisa mengurangi risiko adanya pungutan liar atau bahkan calo yang menawarkan jasanya dengan harga lebih mahal dari yang seharusnya.
Selain caranya membuat SKCK secara online di Jogja, ketahui juga jenis-jenis SKCK sesuai dengan keperluan penggunaannya.
Cara Bikin SKCK Online Jogja dan Jenis-Jenis Sesuai dengan Keperluan

SKCK adalah kepanjangan dari Surat Keterangan Catatan Kepolisian. SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri kepada seorang pemohon untuk menerangkan tentang ada ataupun tidak adanya catatan yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.
SKCK memiliki masa berlaku 6 bulan terhitung setelah diterbitkan dan bisa diperpanjang. Biasanya bagi pemohon SKCK, harus datang ke loket pelayanan di setiap kantor polisi dengan membawa semua dokumen yang disyaratkan.
Namun kini, cara bikin SKCK online Jogja sudah bisa dilakukan dengan mengisi data pada formulir yang sudah disediakan. Dilansir dari akun Instagram @kominfodiy, berikut adalah langkah pembuatan SKCK online di Yogyakarta:
1. Buka laman skck.polri.go.id
2. Klik menu Form. Pendaftaran yang ada pada bagian pojok kanan atas
3. Isi setiap data yang ada pada masing-masing tab, yaitu Satuan Wilayah, Data Pribadi, Hubungan Keluarga, Pendidikan, Perkara Pidana, Ciri Fisik, Lampiran, dan Keterangan
4. Pada bagian Satwil, pilih jenis keperluan pembuatan SKCK
5. Pada bagian Pilih Kesatuan Wilayah pilih wilayah pembuatan dan pengambilan SKCK sesuai dengan data di KTP
6. Pastikan semua kolom sudah terisi, lalu klik Lanjut
7. Isi data diri sesuai pemohon
8. Pemohon akan mendapatkan tanda bukti pendaftaran dan nomor untuk biaya pembuatan SKCK (Rp 30.000)
9. Apabila pembayaran sudah lunas, maka bukti pembayaran bisa dicetak untuk pengambilan SKCK di kantor polisi domisili sesuai dengan jenis keperluan.
Sebelum mempraktekkan langsung cara bikin SKCK online di Jogja, ketahui dulu jenis-jenis SKCK yang ada. Hal ini penting karena lokasi pengambilan SKCK tergantung dari jenis yang diajukan.
1. SKCK Polsek (kecamatan): Untuk calon kepala desa atau calon lurah, menjadi sekretaris desa, menempuh pendidikan, melamar pekerjaan, dan pindah alamat.
2. SKCK Polres (kabupaten): menjadi PNS, Polisi, TNI, melamar pekerjaan di BUMN/swasta, dan menjadi pejabat publik kabupaten
3. SKCK Polda (provinsi): Menjadi pejabat publik tingkat provinsi, bekerja sebagai pegawai pemerintahan, membuat visa atau paspor, bekerja di luar negeri, dan juga menjadi notaris.
4. SKCK Mabes Polri: Calon pejabat negara tingkat pusat, untuk adopsi anak, berkunjung ataupun izin tinggal tetap di luar negeri, serta naturalisasi kewarganegaraan.

Demikian adalah langka-langkah cara bikin SKCK online di Jogja untuk memudahkan WNI maupun WNA yang tinggal di Indonesia untuk mendapatkan keterangan berkelakuan baik. ****


Penulis dan Editor
-
Dyah Ayu
-
Tri Lestari
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Sultan Hamengku Buwono X Dorong Sinergi Daerah Wujudkan PSEL: Dari Tumpukan Sampah Menuju Sumber Energi Baru
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Sri Sultan HB X Dorong Keadilan Fiskal DIY di Tengah Pemangkasan Dana Transfer 2026