Selain itu, ada juga masyarakat yang melakukan tradisi nyadran secara individu atau dalam kelompok kecil.
2. Ruwahan Apeman
Melansir dari laman Kemantren Danurejan, tradisi ruwahan apeman biasa dilakukan oleh masyarakat Jogja dalam menyambut bulan Ramadhan.
Sajian apem ada yang disusun menjadi seperti gunungan dan didampingi oleh ketan, kolak, dan lainnya yang akan dikirab diiringi pasukan bregada.
Adapun tujuan dari tradisi ini yaitu untuk melestarikan tradisi budaya sekaligus diharapkan bisa menarik wisatawan.
3. Tradisi menyambut Ramadan ala Kampung Ramadhan Jogokariyan
Tradisi ini sebenarnya merupakan tradisi yang dijalankan oleh warga Kampung Jogokariyan, Mantrijeron, Yogyakarta.
Namun tradisi menyambut bulan Ramadhan ini terbilang unik dan meriah. Maka dari itu, tidak jarang masyarakat di luar Kampung Jogokariyan turut serta memeriahkan tradisi ini.
Adapun rangkaian acara dalam tradisi tersebut meliputi peresmian Kampoeng Ramadhan Jogokariyan, buka puasa bersama, berbagai lomba islami, pasar Ramadhan, dan sebagainya.
Bagi masyarakat Jogja, mengunjungi Kampung Jogokariyan dinilai wajib minimal satu kali selama bulan suci Ramadhan.
4. Padusan
Melansir dari Portal Informasi Indonesia, padusan merupakan kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Istilah padusan berasal dari kata adus yang berarti mandi di mana tradisi ini bertujuan untuk menyucikan diri, membersihkan jiwa dan raga dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadhan.
Selain itu, tujuan dilaksanakannya padusan yaitu agar saat Ramadan datang, masyarakat dapat menjalankan ibadah dalam kondisi suci lahir maupun batin.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas