HARIANEJOGJA – Sebanyak empat orang pencuri kabel di Kulon Progo berhasil diamankan oleh petugas kepolisian.
Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa kawanan pencuri kabel di Kulon Progo tersebut awalnya mencari mangsa secara acak dengan menggunakan aplikasi Google Map.
Lantas seperti apa modus yang dilakukan oleh kawanan pencuri kabel di Kulon Progo tersebut? Berikut informasi lengkapnya.
Kawanan Pencuri Kabel di Kulon Progo Mencari Mangsa dengan Google Map
Dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Kulon Progo pada Jumat siang, 2 Desember 2022, diketahui bahwa kawanan pencuri kabel ini terdiri dari lima orang.
Sebanyak satu orang pelaku diamankan di Polres Kulon Progo, tiga orang pelaku diamankan di Polresta Sleman, sementara satu orang pelaku yang berinisial Z masih buron.
Kapolres Kulon Progo, AKBP Muharomah Fajarini mengungkapkan bahwa awalnya kawanan pencuri tersebut mencari mangsa dengan menggunakan aplikasi Google Map.
“Mereka iseng, mencari dari Google Map,” ucapnya.
Adapun kronologi dari kasus tersebut juga diungkap olehnya dalam konferensi pers yang berlangsung di Mapolres Kulon Progo ini.
Awalnya, mereka berlima berangkat dari Kendal dengan mengendarai mobil Grand Max menuju Kulon Progo.
Kemudian dengan menggunakan aplikasi Google Map, mereka awalnya mencari lokasi penggilingan batu.
Dari hasil penelusuran tersebut, kemudian mereka kembangkan lagi hingga didapat lokasi PT Harmak Indonesia yang berlokasi di Kokap, Kulon Progo.
Di lokasi inilah mereka menjalankan aksi pencurian tersebut setelah melalui jalan kecil yang jarang dilewati oleh orang lain.
- 1
- 2
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas