HARIANEJOGJA – Rahasia kulit cantik ala Korea dan Jepang menjadi topik bahasan menarik di dunia kecantikan. Negara Asia Timur tersebut memiliki kulit cerah dan mulus yang menjadi impian para wanita.
Rahasia kulit cantik ala Korea dan Jepang sebenarnya tidak jauh berbeda. Namun, tanpa disadari tren kulit cerah dan mulus di dua negara tersebut menjadi standar kecantikan di Indonesia.
Lantas apa saja rahasia kulit cantik ala Korea dan Jepang? Simak penjelasan berikut.
Rahasia Kulit Cantik ala Korea dan Jepang Versi dr. Richard Lee
Rahasia kulit cantik ala Korea dan Jepang sempat diulas oleh dr. Richard Lee melalui akun YouTube dr. Richard Lee, MARS saat sedang menjalani training sekaligus berlibur di dua negara tersebut pada November 2022 lalu.
Dokter spesialis kecantikan tersebut mengungkapkan bahwa wanita Korea dan Jepang tidak membutuhkan biaya lebih untuk kulit cantik, karena secara genetik, sudah terlahir dengan kulit yang lebih cerah.
Selama berada di Korea dan Jepang, ia bercerita bahwa di sepanjang jalan banyak wanita berlalu lalang, namun karena kulit cerahnya, wanita di sana tampak cantik, walaupun memakai masker.
Dari situ muncul pertanyaan mengenai rahasia yang dapat membuat kulit lebih cerah dan mulus. Berikut rahasia kulit cantik ala Korea dan Jepang versi dr. Richard Lee.
1. Makanan

Selama berada di Negara Bunga Sakura dan Negeri Ginseng tersebut, dr. Richard melihat perbedaan menarik antara makanan di sana dengan makanan Indonesia, yaitu makanan Korea dan Jepang mengandung sedikit minyak dan diolah dengan direbus, tumis, bahkan mentah.
Ia menjelaskan bahwa makanan di Indonesia serba digoreng, sedangkan makanan Korea dan Jepang tidak banyak gorengan. Namun, tidak dapat ia pungkiri bahwa gorengan Indonesia membuatnya kangen selama berada di negeri orang.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas