Sementara itu, badan terkait lain adalah Dinas TPH Jawa Barat sebagai pelaksana, PT. Agro Jawa Barat selaku Avalis, Minaqu Indonesia selaku offtaker, dan Bank BJB selaku penyedia dana.
Program Petani Milenial yang telah diikuti tersebut menyebabkan ia dan peserta lain mendapat peringatan kedua dari Bank BJB selaku penyedia dana dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Nama peserta Program Petani Milenial yang mendapat peringatan kedua dari Bank BJB berdampak pada tercorengnya data mereka di sistem perbankan.
Peserta tersebut menyebut hal ini adalah dampak dari bagian offtaker yang tidak mampu membayar hasil panen mereka bahkan hingga keluhan ini diunggah.
Ia juga menyebut selama masalah ini berlangsung, pihak pemprov Jawa Barat sama sekali belum memberikan respon.
Di sisi lain, pihak Pemprov masih terus melanjutkan Program Petani Milenial hingga saat ini telah mencapai gelombang 10.
Ia juga menyampaikan bahwa di lapangan, bahkan ada rentenir dari Bank BJB yang mendatangi rumah mereka akibat mereka yang belum dibayar pihak offtaker.
“Waktu kami telah hilang selama 1 tahun tanpa hasil dan kami pun malu terhadap orang tua kami yang berharap pada anaknya yang mengikuti program ini,” tukas peserta tersebut di bagian akhir keluhannya.
Selain dari @mazzini_gsp, kritikan lain terhadap Program Petani Milenial juga disampaikan oleh akun Twitter peserta lain.
“Udah mah ribet, malah diminta dia praktekin hasil pelatihan di lahannya sendiri dengan modal sendiri dulu, hasilnya katanya dibuat di laporan berikut dokumentasi saat panen,” ujar akun @taufik_ovick.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas