HARIANE JOGJA – Peringatan dini gelombang tinggi dikeluarkan BMKG untuk wilayah perairan selatan Pulau Jawa pada 1 April 2023.
Peringatan gelombang tinggi di Pulau Jawa berlaku mulai tanggal 1 April 2023 pukul 07.00 hingga 2 April 2023 pukul 07.00 WIB.
Untuk meningkatkan kewaspadaan saat bermain di pantai, ada baiknya mengetahui tanda bahaya di pantai yang biasanya ditunjukkan dengan sinyal bendera berwarna khusus.
Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Kenali Tanda Bahayanya
Dilansir dari Instagram @infobmkgyia, gelombang tinggi terjadi pada kisaran 2,5 hingga 4 meter.
Pola angin di wilayah selatan dominan bergerak dari barat daya menuju barat dengan kecepatan angin berkisar 5-20 knot.
Peringatan gelombang tinggi di Pulau Jawa ini ditujukan untuk wilayah perairan selatan Yogyakarta, Cilacap, Kebumen, Purworejo, Sukabumi, Cianjur, Garut, Tasikmalaya, hingga Pangandaran.

Para pemilik perahu nelayan harap berhati-hati karena risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran jika kecepatan angin lebih dari 15 knot dengan tinggi gelombang lebih dari 1,25 meter.
Untuk menghindari bahaya main di pantai, dilansir dari unggahan Instagram @kemenparekraf.ri pengunjung diharapkan untuk mengenali tanda bahaya atau rambu-rambu keselamatan ketika berada di pantai.
Meskipun biasanya di pantai terdapat lifeguard (penjaga pantai), namun pengunjung dapat membantu tugas lifeguard dengan cara menjaga keselamatan diri sendiri.
- 1
- 2
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas