HARIANE JOGJA – Makna istilah body count belakangan ini sedang ramai diperbincangkan dalam ranah media sosial.
Namun, mungkin belum banyak yang mengetahui arti istilah body count karena bukan berasal dari bahasa Indonesia.
Untuk lebih memahami arti istilah body count, berikut ulasan lengkap mengenai istilah yang banyak digunakan dalam perbincangan di media sosial.
Makna Istilah Body Count
Dalam situs kamus daring Meriam Webster, dituliskan mengenai beberapa makna dari istilah body count. Salah satunya berasal dari istilah militer pada 1962.
Makna awal dari istilah ini adalah jumlah korban jiwa dari pihak lawan yang direnggut oleh personil, grup, atau kelompok militer kawan.
Sedangkan untuk makna kedua dari istilah body count adalah jumlah orang yang terlibat dalam suatu aktivitas tertentu, meskipun tidak secara spesifik disebutkan kegiatan apa, maupun ada kaitannya dengan militer atau tidak.
Pada situs Urban Dictionary, istilah ini diartikan secara lebih spesifik dengan makna berbeda dari asal mulanya.
Dalam situs ini, body count secara eksplisit diartikan sebagai istilah yang mengacu pada berapa jumlah pasangan seksual yang pernah dimiliki, atau bisa diartikan juga dengan berapa orang sudah melakukan hubungan seksual.
Istilah ini sering digunakan untuk menilai seberapa ‘liar’ seseorang berdasarkan pada seberapa tinggi atau rendah angka body count yang dimiliki.
Sebagian orang merasa bangga memiliki body count yang tinggi, namun ada juga yang malu dan mencoba menyembunyikannya demi menjaga persepsi publik terhadap dirinya, bahkan membanggakan body count yang masih 0.
- 1
- 2
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Tri Lestari
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas