Usai menjadi viral, akhirnya pihak yang mengaku sebagai Ketua Taman Senja Ngelo dan Pimpinan TSSM pun memberi klarifikasi.

Seperti dilansir dari Facebook Tegar Ridho, pria yang bernama Ari itu mengungkap bahwa penampilan Jathilan daster di Jogja digelar karena banyak masyarakat yang mengeluh karena gerakan Jathilan monoton, hanya itu-itu saja.
Itulah yang mendasari adanya penampilan Jathilan dengan menggunakan baju daster tersebut.
Sebagai pembimbing paguyuban TSSM, dirinya juga meminta maaf jika telah menimbulkan keresahan.
“Kalau memang keputusan memakai baju daster, membuat resah temen-temen sedulur seni, saya disini secara pribadi dan pembimbing paguyuban tssm meminta maaf kepada temen-temen semua,” tulisnya dikutip dari tangkapan layar percakapan WhatsApp.
Sejarah Kemunculan Seni Jathilan
Usai melihat video Jathilan daster di Jogja, banyak masyarakat hingga pegiat seni yang kemudian memberi tanggapan negatif karena seni ini juga dianggap memuat nilai-nilai sejarah yang kuat.
Seperti dilansir dari laman resmi Pemerintah Kapanewon Pengasih, Kulon Progo, kesenian ini juga dikenal dengan nama kuda lumping, jaran kepang, dan kuda kepang.
Kesenian ini berasal dari kalimat berbahasa Jawa, ‘jaranne jan thil-thillan tenan,’ yang dalam bahasa Indonesia berarti, ‘Kudanya benar-benar joget tak beraturan.’
Joget tak beraturan (thil-thillan) ini bisa dilihat khususnya ketika para penari telah kerasukan.


Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Peluang Baru dalam Karier & Keuangan
Siang-Malam, Warga Gondomanan Keluhkan Bau Menyengat dari Pabrik Kulit
Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Peluang Baru dalam Karier & Keuangan
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati
BUDAYA
Sumino, Nafas Tradisi dari Suara Kendang Gunungkidul
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
GAYA HIDUP
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Konser HUT ke-194 Bantul: Ndarboy Genk hingga NDX AKA Siap Guncang Panggung Malam Puncak
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Peluang Baru dalam Karier & Keuangan
Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Peluang Baru dalam Karier & Keuangan
VIDEO
Ramalan Zodiak Hari Ini, Jumat 7 Agustus 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Peluang Baru dalam Karier & Keuangan
Siang-Malam, Warga Gondomanan Keluhkan Bau Menyengat dari Pabrik Kulit
Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 6 Agustus 2026: Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces Hadapi Peluang Baru dalam Karier & Keuangan
Residivis Curi Tas Coach Rp3 Juta di Swalayan Yogyakarta, Aksi Terekam CCTV Berujung Penangkapan
Masa Depan DIY di Tangan Pelajar: Sekda Ingatkan Bahaya Kenakalan Remaja yang Mengintai
Saemen Fest 2026: Lineup, Venue Baru, Harga Tiket, dan Cara Beli
Pantai Watu Kodok Gunungkidul: Harga Tiket, Camping, Rute, Fasilitas, dan Sunset Memukau
Kemnaker Siapkan Lulusan Hadapi Era AI dan Green Jobs, Polteknaker Didorong Adaptif dan Multiskill
Motif Pengeroyokan Pelajar di Bantul Terungkap, Dipicu Balas Dendam Antargeng
Kasus Pengeroyokan Pelajar di Bantul: Dari Penculikan hingga Tewas, 7 Pelaku Terancam Hukuman Mati