“Mereka menjual 10 atau 50 bal atau 100 bal,” tambahnya.
Polisi menyebut, para pelaku ini tergolong pedagang besar bukan pedagang kecil.
Sementara, kasus penyelundupan barang impor ilegal berupa ball press barangnya dikirim dari Cina, Korea, Jepang dan Amerika.
Kasus penyelundupan handphone dilakukan pelaku dengan mengimpor dari Cina.
Pelaku penyelundupan handphone ditangkap di ruko komplek Duta Indah Karya Cengkareng. Sementara pelaku penyelundupan ball press ditangkap di Jalan Lapangan Pos, Kemayoran, Jakarta pusat.
Barang-barang bukti berhasil diungkap dari beberapa tempat. Ada yang di atas kendaraan kemudian ada beberapa gudang.
Menurut Auliansyah jumlah omset yang kasus handphone sekitar Rp 400 jutaan per bulan sejak dari November 2002.
Jadi omset sampai Maret 2023 pelaku sudah meraup keuntungan sekitar Rp 1,5 miliar.
Dijelaskan bahwa keuntungan dari satu unit handphone sekitar Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu demikian juga dengan tablet.
Modus untuk penyelundupan elektronik ilegal yaitu handphone yang sudah lama digunakan di Indonesia di ambil ip-nya. Kemudian ditempel di handphone impor sehingga bisa aktif dan berfungsi di Indonesia.
Handphone yang lama dimusnahkan oleh pelaku. Target penjualan adalah kalangan menengah ke bawah.
Mereka membuat handphone Samsung S23 dan iPhone 14 persis sama dengan yang asli, namun ilegal.
Usaha pelaku kasus ball press dimulai tahun 2018 sampai 2021 dengan nilai kurang Rp 31 miliar.
Pelaku penyelundupan barang impor ilegal akan dijerat dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Transaksi dan Informasi Elektronik kemudian Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan dan dengan Undang-Undang perlindungan konsumen.****
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Zakie Hakim
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas