Filosofi yang menjadi salah satu inti dalam ajaran Taoisme ini meyakini kekuatan besar dari tidak melakukan tindakan. Taoisme sendiri disebarkan oleh Lao Tzu pada tahun 500 SM.
Wu wei di sisi lain juga menekankan bahwa tidak semua hal dapat diselesaikan oleh manusia sebab beberapa hal akan terselesaikan seiring berjalannya waktu maupun kehendak semesta.
Manusia mesti memahami batasan yang tepat sebelum memutuskan untuk bertindak, seperti diam dan tidak berbuat apa pun pada suatu saat atau melakukan sesuatu dengan sewajarnya.
Tidak Memaksa
Filosofi wu wei Taoisme memberi tahu manusia agar tidak memaksakan segalanya. Saat sesuatu terjadi tanpa bisa dikendalikan, maka biarlah itu terjadi, tak perlu dilawan atau pun diubah menjadi bentuk lain yang baru.
Semua yang telah ditakdirkan akan tetap terjadi, sedangkan yang bukan takdirnya, meski sekeras apa pun berusaha menggapai, hanya akan berlalu tanpa pernah menetap. Sia-sia saja jika mencoba untuk mengubahnya.
Untuk mencapai kesuksesan secara alami, manusia cukup berfokus pada hal-hal yang disukai, membutuhkan usaha secukupnya, serta tak pernah lelah melakukannya meski menguras banyak waktu.

Namun sayang, manusia seringkali ingin meraih berbagai hal demi dipandang lebih unggul dari manusia lain.
Filosofi wu wei Taoisme mengingatkan manusia tentang pentingnya memahami batasan antara terus berusaha, mengambil jeda, atau berhenti di titik kecukupan. Setiap eksistensi di dunia memiliki perannya masing-masing, termasuk manusia.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas