Biasanya para penabuh tek-tek mulai bersiap pukul 02.30 WIB kemudian menyiapkan aneka peralatan yang akan dipakai. Lalu berkeliling kampung sambil membunyikan tek – tek.
2. Tradisi Onclong di Banjarnegara
Tradisi membangunkan sahur yang masih eksis adalah Onclong dari Banjarnegara.
Dilansir dari laman Pemprov Jawa Tengah, Onclong adalah tetabuhan alat musik yang dimainkan sambil berjalan keliling ke rumah-rumah warga.
Tidak jelas asal muasal Onclong pertama kali dilakukan tapi tradisi ini selalu hadir di bulan Ramadhan masyarakat Banjarnegara.
Onclong biasanya mulai pukul 02.30 WIB saat warga bangun untuk sahur. Alat musik yang dipakai pun tidak pakem mulai dari yang tradisional hingga modern.
3. Gerobak Sahur di Kapuas Hulu
Tradisi bangunkan sahur ini melibatkan warga Kapuas Hulu, Kalimantan Barat yang dilakukan dengan parade gerobak yang dihias apik sambil membunyikan musik dan berkeliling kampung.
Membangunkan sahur dengan cara parade Gerobak Sahur selalu hadir di tengah masyarakat Kapuas Hulu selama Ramadhan.
Bahkan saat masih banyak pembatasan aktivitas Covid-19 pun tradisi Gerobak Sahur masih dijalankan dengan protokol kesehatan.
4. Koko’o sahuru (Gorontalo)

Tradisi sahur di Indonesia yang tidak kalah seru adalah Koko’o Sahuru dari Gorontalo.
Kegiatan ketuk sahur ini dilaksanakan selama bulan Ramadhan dan mirip dengan tradisi membangunkan sahur di daerah lain yaitu dengan membunyikan alat musik sambil keliling kampung.
Penulis dan Editor
-
Admin
-
Dyah Ayu
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas
BUDAYA
Malam ini, Wayang Jogja Night Carnival 2024 Siap Memukau di HUT ke-268 Kota Yogyakarta
Pelatihan Bahasa Sastra Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Libatkan Teknologi Digital untuk Peningkatan Kualitas
GAYA HIDUP
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
HARIANESIA
OLAHRAGA
PSS Sleman Siap Hadapi Liga 1 2024/2025 dengan Skuad Baru dan Ambisi Besar
GKR Hemas Ikut Nobar Indonesia Vs Iraq bersama Karang Taruna Kemantren Pakualaman di Alun-alun Sewandana
PENDIDIKAN
ZODIAK
Sifat Weton Jumat Wage yang Dinaungi Lintang Magelut dan Laku Pandita
Informasi Lengkap Weton Kelahiran 8 Februari 2023: Mulai dari Karakter, Pekerjaan, dan Jodoh
VIDEO
Pelayanan Publik Sleman Tetap Berjalan Selama Libur Idulfitri 2025, Ini Daftarnya!
Puluhan Warga Bantul Keracunan Takjil Saat Buka Bersama, Dinkes Lakukan Investigasi
Rakyat Marah! Aliansi Jogja Memanggil Geruduk DPRD DIY, Tuntut RUU TNI Dibatalkan
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo Alihkan Dana Mobil Dinas untuk Gerobak Sampah
Dana BOS 2025 Gunungkidul Rp87,5 Miliar Dipastikan Aman, Sekolah Tak Perlu Khawatir
Bupati dan Wakil Bupati Sleman 2025-2030 Harda Kiswaya-Danang Maharsa Resmi Dilantik Presiden Prabowo
Uji Coba Direct Train Jakarta-Jogja: Persiapan Transportasi Nataru
Cuaca Ekstrem di Gunungkidul Sebabkan 9 Titik Longsor, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
7 Jalur Alternatif di Gunungkidul Saat Puncak Liburan Nataru Agar Terhindar dari Kemacetan
Trans Jogja Dinilai Tidak Ramah bagi Penyandang Disabilitas